BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sebuah minibus mengalami kecelakaan lalu lintas setelah diduga oleng saat melintasi tikungan tajam di Jalan Brigjen M Isa, Lingkungan Parungsari Blok Katapang, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.
Kendaraan minibus berwarna silver dengan nomor polisi B 1206 FGV yang dikendarai Muhammad Sidik, warga Bandung, diketahui datang dari arah barat. Saat melintasi tikungan tajam, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor jenis matic bernomor polisi Z 2861 VZ yang dikendarai Syifa Nuraini, warga Bangunharja, Kabupaten Ciamis. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan sehingga kedua kendaraan mengalami benturan keras.
Tidak hanya itu, minibus yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi tersebut kemudian menabrak satu unit sepeda motor jenis bebek bernomor polisi Z 6450 YD yang sedang terparkir di depan rumah milik warga setempat bernama Zeni.
Baca Juga :Dr. Herman Sutrisno Rayakan HUT ke 75 Bersama Lansia di Kota Banjar
Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor matic, Syifa Nuraini, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil diperkirakan cukup besar akibat kerusakan kendaraan dan bagian rumah warga yang turut terdampak.
Kanit Gakkum Lantas Polres Banjar, Ipda Rifky, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan di lokasi kejadian serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Diduga pengemudi minibus kurang menguasai kendaraan saat melintasi tikungan tajam sehingga kendaraan oleng dan menyebabkan kecelakaan. Saat ini kasus masih dalam penanganan kami untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti tikungan tajam, serta selalu menjaga kecepatan demi keselamatan bersama. (Hermanto/PasundanNew.com)



















































