BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Antusiasme masyarakat terhadap peluang usaha digital terlihat dari membludaknya peserta Workshop Affiliate & Partnership yang digelar gratis di Kota Banjar, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan hasil kolaborasi brand kuliner lokal Menengs (Makaroni Eneng) dengan kreator konten sekaligus affiliator Katabroto itu awalnya hanya menyiapkan kuota 100 orang, namun diikuti lebih dari 150 peserta.
Pelatihan ini menyasar beragam kalangan, mulai dari pelaku UMKM, mahasiswa, kreator konten, hingga masyarakat umum yang ingin memahami cara memperoleh penghasilan tambahan melalui sistem affiliate dan pemasaran digital.
Owner Menengs, Fatimah, menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan upaya untuk membantu masyarakat memanfaatkan perkembangan ekonomi digital.
Menurutnya, model bisnis affiliate kini semakin mudah diakses dan tidak terbatas pada pelaku usaha besar.
Baca Juga :Workshop Affiliate Gratis Dinilai Jadi Solusi Tingkatkan Ekonomi Digital dan Serap Tenaga Kerja di Kota Banjar
“Kami ingin masyarakat memiliki bekal praktis untuk memulai. Peluang memperoleh penghasilan tambahan dari affiliate sangat terbuka, asalkan memahami strategi dan konsisten menjalankannya,” ujar Fatimah.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai strategi kemitraan bisnis, teknik pemasaran digital, pengembangan usaha berbasis kolaborasi, serta cara memasarkan produk dan jasa secara lebih efektif.
Sebagai narasumber utama, Katabroto membagikan pengalaman langsung menjalankan bisnis affiliate, mulai dari membangun konten yang menarik perhatian audiens, memilih program kemitraan yang tepat, hingga mengoptimalkan potensi komisi.
Sesi tersebut berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta.
Selain materi utama, workshop juga dimanfaatkan sebagai ajang networking. Peserta dapat bertukar pengalaman dan menjalin relasi dengan pelaku UMKM, affiliate, serta kreator konten lain yang hadir.
Fatimah menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan tanpa dipungut biaya.
Ia berharap pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya kolaborasi baru dan membuka peluang pendapatan tambahan bagi masyarakat Kota Banjar.
“Kuota awal hanya 100 orang karena keterbatasan tempat, tetapi antusiasme masyarakat melebihi perkiraan. Semoga setelah kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapat ilmu, tetapi juga keberanian untuk mulai membangun usaha dan jaringan bisnis di dunia digital,” tutupnya.(Hermanto/PasundanNews.com)



















































