Potensi Air Minum Perumda Tirta Anom Dilirik Investor melalui WJIC. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Potensi pengembangan layanan air minum di Kota Banjar mulai dilirik melalui ajang West Java Investment Challenge (WJIC) yang digelar DPMPTSP Provinsi Jawa Barat.

Kunjungan tim visitasi WJIC ke Kota Banjar menjadi bagian dari proses melihat langsung sejumlah potensi investasi daerah, salah satunya pengembangan pengolahan air Perumda Tirta Anom.

Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono mengatakan, salah satu potensi yang tengah dikaji adalah peningkatan kualitas layanan Perumda Tirta Anom.

Pemerintah Kota Banjar berharap produksi air yang selama ini sebatas air bersih dapat ditingkatkan menjadi air minum yang bisa dikonsumsi langsung oleh masyarakat tanpa harus melalui proses pemasakan.

“Jadi bukan air bersih, itu akan kita upayakan, kita manfaatkan agar masyarakat Kota Banjar itu bisa menikmati langsung  air minum, jadi tanpa masak bisa langsung,” kata Sudarsono, Kamis (30/9/2026).

Menurutnya, tahapan pengembangan tersebut saat ini masih berada pada tahap penjajakan potensi dan peluang investasi. Pemerintah Kota Banjar belum menentukan bentuk investasi maupun skema kerja sama yang akan digunakan.

Baca Juga :Pemkot Banjar Matangkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

“Investasinya juga belum kita bahas. Mereka mau lihat potensi yang ada di Kota Banjar seperti apa. Nanti setelah itu baru kita berbicara,” ujarnya.

Pemkot Banjar juga telah membangun komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk DPMPTSP Jawa Barat dan sektor perbankan, untuk melihat peluang dukungan pembiayaan.

Namun, pemerintah daerah tetap akan mempertimbangkan secara matang skema pembiayaan yang dinilai sesuai dengan kemampuan daerah.

“Selama masih saya wali kota, untuk tidak pinjam kita upayakan mencari anggaran yang kira-kira bisa membantu Banjar, bisa membangun. Kita upayakan,” katanya.

Direktur Perumda Tirta Anom, E. Fitrah Nurkamilah, menjelaskan bahwa peluang pengembangan tersebut berawal dari keikutsertaan Pemkot Banjar dalam kompetisi investasi yang diselenggarakan Pemerintah Jawa Barat. Perumda Tirta Anom berhasil masuk dalam 12 besar setelah melewati sejumlah tahapan seleksi.

“Dari sekian peserta yang mengikuti dan hasil seleksi beberapa kali, kita dapat ranking pertama. Pertama masuk di 12 besar,” ujarnya.

Fitrah mengatakan, momentum WJIC diharapkan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan Perumda Tirta Anom, terutama penerapan teknologi ultrafiltrasi untuk meningkatkan kualitas pengolahan air bersih menjadi air minum.

“Siapa tahu dengan adanya kompetisi ini kita dapat fasilitas dari perbankan dan juga tadi ada Kadin dan dari DPMPTSP segala macam, bisa memperbaiki, membantu PDAM dalam perkembangan, khususnya ultrafiltrasi menjadi air bersih menjadi air minum,” katanya.

Ia menegaskan, skema investasi masih akan dianalisis dengan prinsip saling menguntungkan, termasuk kemungkinan kerja sama berbasis kinerja, bukan semata-mata pinjaman. (Hermanto/PasundanNews.com)