Kepala Bagian Pengembangan Sumber Daya Aparatur dan Pengembangan (PSDAP) Setda Kota Banjar, Neneng Widya Hastuti, S.Sos., M.Si. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pelatihan bertajuk Workshop Affiliate & Partnership diselenggarakan secara cuma-cuma oleh brand lokal Menengs bersama Katabroto di Cafe Selma, Kota Banjar, Minggu (26/7/2026).

Program tersebut dinilai mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Kepala Bagian Pengembangan Sumber Daya Aparatur dan Pengembangan (PSDAP) Setda Kota Banjar, Neneng Widya Hastuti, S.Sos., M.Si., menyebut kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi sektor swasta dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, edukasi mengenai pemasaran digital dan sistem affiliate sangat dibutuhkan karena sejalan dengan perubahan pola bisnis yang kini semakin berbasis teknologi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Owner Menengs yang telah menginisiasi Workshop Affiliate & Partnership secara gratis. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena membuka wawasan mengenai peluang bisnis digital yang saat ini berkembang sangat pesat,” ujar Neneng.

Ia menilai, sinergi antara Menengs dan Katabroto menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal mampu menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga ::Razia Gabungan Polres Banjar Sasar Knalpot Brong dan Antisipasi Kejahatan Jalanan

Melalui sistem affiliate, masyarakat dapat memperoleh tambahan penghasilan tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk memulai usaha.

Menurut Neneng, pelaku UMKM, kreator konten, hingga masyarakat umum perlu terus meningkatkan kemampuan di bidang digital agar mampu memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.

Dengan bekal pengetahuan tersebut, masyarakat diharapkan lebih siap bersaing dan mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

“Potensi pemasaran digital dan sistem affiliate saat ini sangat besar untuk mendongkrak perekonomian individu maupun UMKM. Karena itu saya mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan belajar seperti ini agar mampu berkembang dan menciptakan peluang usaha sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, ia berpandangan bahwa peningkatan keterampilan digital masyarakat akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Semakin banyak warga yang memiliki kemampuan menjalankan bisnis berbasis digital, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan pekerjaan baru sehingga dapat membantu menekan angka pengangguran di Kota Banjar.

Workshop yang diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang tersebut menghadirkan materi mengenai strategi membangun kemitraan bisnis, teknik pemasaran digital, pengembangan jaringan usaha, hingga optimalisasi program affiliate sebagai salah satu sumber pendapatan.

“Semoga melalui kegiatan ini bisa memperkuat daya saing UMKM lokal sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru di Kota Banjar,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)