BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Universitas Galuh (Unigal) Ciamis bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkolaborasi menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pedagogi Guru Matematika SMA se-Kabupaten Ciamis.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Program Studi Pendidikan Matematika FPMIPA UPI, Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Galuh, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA Kabupaten Ciamis.
Seminar dan lokakarya tersebut digelar pada Selasa (27/01/2026) dan diikuti oleh para guru matematika SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Ciamis.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi pedagogi guru dalam menghadapi perkembangan pendidikan matematika di era digital.
Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Galuh, Nur Eva Zakiah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap kolaborasi antara Universitas Galuh, UPI, dan MGMP Matematika SMA Kabupaten Ciamis dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang matematika.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru mendapatkan insight baru terkait perkembangan pendidikan matematika. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan budaya akademik di Universitas Galuh dan di sekolah-sekolah,” ujarnya.
Baca Juga :Pemkab Ciamis Dorong Realisasi Sekolah Rakyat, Bupati Herdiat Temui Mensos RI
Beragam materi strategis disampaikan oleh para narasumber kompeten dari UPI dan Universitas Galuh.
Materi tersebut meliputi pemanfaatan Artificial Intelligence dalam asesmen pembelajaran matematika yang disampaikan oleh Prof. Dr. Jarnawi Afgani Dahlan, M.Kes., dan Prof. Dr. Elah Nurlaelah, M.Si.
Selain itu, Prof. Suhendra, M.Ed., Ph.D., memaparkan materi tentang Productive Pedagogies Framework, sementara digitalisasi pembelajaran matematika disampaikan oleh Dr. Aya Shofia Maulida, M.Pd.
Materi lain yang turut dibahas antara lain Computational Thinking oleh Nana Diana, M.Pd., dan Erma Monariska, M.Pd., Teacher’s Self-Assessment oleh Nani Pratiwi, S.Pd., Gr., M.Pd., dan Rahmah, M.PMat., serta literasi numerasi yang disampaikan oleh Nur Eva Zakiah, M.Pd.
Lebih lanjut, Nur Eva Zakiah menegaskan bahwa seluruh pemateri mengangkat isu-isu aktual dalam pendidikan matematika.
Menurutnya, guru matematika memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan pemahaman konseptual agar mampu menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Prof. Suhendra, M.Ed., Ph.D., menekankan peran sentral guru matematika dalam mengembangkan aspek kognitif dan afektif peserta didik.
Ia menjelaskan bahwa Productive Pedagogies Framework dapat menjadi pendekatan efektif dengan menitikberatkan pada empat dimensi utama, yakni kualitas intelektual, keterkaitan pembelajaran, pengakuan terhadap perbedaan, serta penciptaan lingkungan kelas yang suportif.
“Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkaya wawasan guru terkait perkembangan pendidikan matematika,” tuturnya.(Hendri/PasundanNews.com)




















































