BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Di tengah derasnya pembangunan dan kemajuan teknologi, sebuah sumur tua berusia hampir satu abad masih bertahan dan terus dimanfaatkan oleh warga di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Sumur yang berada di Dusun Neglasari, Desa Paledah tersebut hingga kini menjadi salah satu sumber air utama bagi masyarakat sekitar.

Meski diperkirakan telah ada sejak tahun 1926, kondisi sumur masih terawat dengan baik dan airnya dinilai layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Pemilik sumur, Karni, mengatakan bahwa sumur tersebut memiliki nilai historis yang tinggi karena telah menjadi bagian dari kehidupan warga sejak generasi terdahulu.

Baca Juga :Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Padaherang, Atap Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem

Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai sumber air, tetapi juga menjadi saksi perjalanan hidup masyarakat setempat dari masa ke masa.

“Sumur ini sudah ada sejak zaman orang tua kami. Dari dulu sampai sekarang masih digunakan, karena airnya tidak pernah kering,” ujar Karni kepada PasundanNews.com, Minggu (25/1/2026).

Ia menambahkan, keberadaan sumur tua tersebut sangat dirasakan manfaatnya, terutama saat musim kemarau.

Ketika pasokan air bersih dari sumber lain mulai terbatas, sumur ini tetap mampu menyediakan air bagi warga sekitar.

Sumur bersejarah ini juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya air secara berkelanjutan.

Karni berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih, baik melalui perawatan tambahan maupun upaya pelestarian, agar sumur tersebut tetap terjaga dan dapat terus dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

(Saefullah/PasundanNews.com)