BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis memperketat pengawasan dan aksi kebersihan di seluruh wilayah.
Sebagaimana arahan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang menegaskan bahwa menjaga estetika kota sebagai tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat.
Langkah ini mengacu surat edaran Bupati mengenai imbauan menjaga kebersihan lingkungan yang ditujukan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa.
Meskipun Ciamis telah dikenal sebagai salah satu kota kecil terbersih di Asia Tenggara, namun hal itu tak menyurutkan geliat masyarakat untuk terus menjaga kebersihan.
“Kita tidak boleh terlena. Masih ada catatan di sepanjang jalan nasional dan provinsi, terutama terkait drainase dan bekas pembakaran sampah. Meski kewenangannya ada di pusat atau provinsi, secara estetika ini adalah wajah Ciamis yang harus kita jaga bersama,” tegas Buiagi Herdiat saat rapat koordinasi beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis, Giyatno menyebutkan bahwa menjaga kebersihan di Ciamis sangat bergantung pada pengelolaan di hulu.
Baca Juga : Selangkah Menuju Liga 2, PSGC Ciamis Siap Hadapi Dejan FC di Semifinal
“Masyarakat diharapkan terus menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan memanfaatkan Bank Sampah untuk mengurangi beban TPA,” katanya.
Bupati Ciamis melalui DPRKPLH juga mendorong peran serta Camat dan Kepala Desa untuk memastikan wilayahnya bebas dari tumpukan sampah liar.
Hal tersebut pun langsung disambut dengan aksi nyata di tingkat akar rumput. Antusiasme masyarakat ditingkat desa dan kelurahan terus tumbuh dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai contoh, warga Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis telah melakukan aksi bersih-bersih sampah secara kolektif.
Kegiatan ini rutin dilakukan oleh semua warga Desa Beber yang terbagi di empat wilayah atau Dusun.
Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua tampak bersemangat menyisir setiap sudut jalan dan selokan membersihkan setiap sampah yang tercecer.
Mereka juga membawa alat kebersihan seperti sapu lidi, parang/kored, skop sampah dan alat kebersihan lainnya, untuk memastikan tidak ada sampah yang tersisa.
Baca Juga :Jelang Kunjungan Menteri, Bupati Ciamis Perkuat Sinergi Jaga Kebersihan dan Tata Lingkungan
“Setiap wilayahnya sudah ada jadwal kebersihannya, setiap hari Sabtu dan Minggu secara rutin warga melakukan bersih-bersih lingkungan,” ujar Kepada Desa Beber, Miftah Sofa kepada PasundanNews.com, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan bersih-bersih lingkungan juga dilakukan warga Desa Pasirlawang, Kecamatan Purwadadi. Warga di Dusun Cakungsari tampak sedang membersihkan sampah di aliran sungai Rawapitik.
Kepala Desa Pasirlawang, Yanto mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih lingkungan sudah rutin dilakukan warga di desanya.
Selain membersihkan aliran sungai, warga juga diimbau untuk rutin membersihkan lingkungan yang ada di wilayah masing-masing.
“Desa kami terbagi ke tiga dusun, semua dusun sudah ada jadwal bersih-bersih lingkungan, termasuk membersihkan sampah di aliran sungai Rawapitik ini,” ucapnya. .




















































