Wakil Walikota Banjar, H. Supriana, Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, dan Kepala Kemenag Kota Banjar, Ahmad Fikri Firdaus, saat kibarkan bendera start jalan santai dalam rangka memperingati Milad ke-20, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Memperingati Milad ke-20, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjar menggelar acara Jalan Santai Kerukunan, Senin (11/8/2025).

Kegiatan yang digelar di halaman kantor Kemenag Kota Banjar ini, mengusung tema “Merawat Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan”.

Acara jalan santai ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Jemaat dari Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kota Banjar. Rute dimulai dari halaman kantor Kemenag, menyusuri beberapa ruas jalan di wilayah tersebut, dan berakhir kembali di titik start.

Wakil Walikota Banjar, H. Supriana, dan Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, turut hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini dengan mengangkat bendera start. Kehadirannya menjadi simbol dukungan pemerintah kota terhadap upaya menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.

Kepala Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga : Semarak HUT RI ke-80, Warga Parungsari Banjar Tolak Bendera One Peace

“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat dalam memeriahkan Milad Kemenag ke-20 ini. Jalan santai ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga simbol kebersamaan dalam merawat kerukunan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan cinta kemanusiaan menjadi nilai yang terus diusung oleh Kemenag dalam setiap momentum.

“Kerukunan bukanlah hal yang datang begitu saja, tetapi harus terus dirawat dengan semangat cinta dan saling memahami,” imbuhnya.

Setelah peserta mencapai garis finish, panitia menyuguhkan hiburan dan pembagian doorprize melalui kupon undian yang dibagikan sebelumnya.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar umat beragama, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai moderasi beragama,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)