BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis resmi melantik unsur pimpinan institut dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat pada Jumat (19/12/2025).

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan mutu institusi, serta menegaskan komitmen kampus terhadap keterbukaan dan kemajuan pendidikan.

Dalam sambutannya, Kusoy Fadiliyah, M.Si menyampaikan sejumlah poin strategis terkait dinamika kelembagaan dan arah pengembangan INU Ciamis ke depan.

Ia menegaskan bahwa mutasi dosen maupun pejabat struktural merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, baik karena kebutuhan institusi maupun pertimbangan pribadi dan keluarga.

Menurutnya, proses mutasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar roda akademik dapat berjalan lebih optimal dan profesional.

Lebih lanjut dijelaskan, sebelumnya terdapat pejabat yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt), sehingga kewenangan akademik belum berjalan sepenuhnya, termasuk dalam hal penandatanganan ijazah.

Dengan dilantiknya pimpinan definitif, seluruh kewenangan akademik kini dapat dijalankan secara utuh dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :Bappenas Tinjau Pengelolaan Zakat di Ciamis, BAZNAS Diapresiasi Jadi Rujukan Nasional

“Kini kewenangan akademik telah berjalan penuh, sehingga pelayanan pendidikan kepada mahasiswa dapat semakin maksimal,” ujarnya.

Pimpinan INU Ciamis juga menekankan pentingnya penyamaan persepsi di antara seluruh unsur civitas akademika.

Ia menegaskan bahwa INU bukan milik individu maupun kelompok tertentu, melainkan milik bersama, khususnya warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat Kabupaten Ciamis secara umum.

“Kampus diharapkan menjadi pusat pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah melalui pendidikan,” terangnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi penguatan komitmen akademik INU Ciamis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Ciamis secara berkelanjutan.

Terkait agenda akademik, disampaikan bahwa pada tahun keempat penyelenggaraan pendidikan, wisuda tahun 2026 ditargetkan diikuti oleh sedikitnya 120 wisudawan, yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Dies Natalis INU Ciamis.

Menanggapi berbagai kritik dan aspirasi mahasiswa yang, pimpinan institut menegaskan sikap terbuka terhadap seluruh masukan yang bersifat konstruktif.

Ia menegaskan bahwa pihak kampus tidak alergi terhadap kritik dan tidak mempermasalahkan siapa pun pihak yang menyampaikannya, selama bertujuan untuk perbaikan institusi.

“Kampus ini besar. Sebagai sebuah institut, kita harus dewasa dalam menyikapi masukan. Semua kritik yang disampaikan dengan cara yang baik akan kami tanggapi,” tegasnya.

Ke depan, INU Ciamis juga tengah mempersiapkan pengembangan program studi baru. Dalam waktu dekat, kampus akan menjalani visitasi pembukaan Program Studi Magister (S2) Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Sementara itu, Enung Herningsih, M.H., yang dilantik sebagai Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), mengaku bangga dan syukur atas amanah yang diberikan.

Menurutnya, berkiprah di lingkungan Nahdlatul Ulama melalui Institut Nahdlatul Ulama Ciamis merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.

“Pelantikan ini menjadi spirit baru bagi seluruh civitas akademika untuk terus bersinergi dan berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di lingkungan kampus, daerah hingga nasional,” pungkasnya.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)