BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pengembangan pertanian ramah lingkungan, khususnya padi organik.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan silaturahmi dan dialog yang melibatkan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, perwakilan Dinas Pertanian, Pemerintah Kelurahan Cigembor, serta para petani setempat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan itu menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi petani dalam mengembangkan padi organik.
Para petani menyampaikan bahwa proses budidaya padi organik memerlukan ketelatenan, kesabaran, dan keuletan tinggi, terutama karena tidak menggunakan pupuk maupun pestisida kimia dalam perawatannya.
Meski demikian, pertanian padi organik dinilai sebagai investasi jangka panjang yang memiliki banyak manfaat.
Selain menghasilkan produk pangan yang lebih sehat bagi konsumen, sistem pertanian ini juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan serta perbaikan kualitas tanah secara berkelanjutan.
Lurah Cigembor, Nandra Orlando, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para petani agar tetap konsisten mengembangkan pertanian organik.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kelurahan Cigembor berkomitmen untuk terus mendukung para petani yang memilih jalur pertanian berkelanjutan.
Baca Juga :Alokasi Pupuk Subsidi 2026 Dinilai Tak Ideal, DPRD Ciamis Soroti Defisit dan Distribusi
“Budidaya padi organik memang membutuhkan kesabaran dan proses yang tidak singkat. Namun, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang. Kami bangga dengan semangat para petani Cigembor yang tetap bertahan dan terus berproses,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman T, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi para petani Cigembor.
Menurutnya, langkah yang ditempuh para petani sejalan dengan arah pembangunan pertanian berkelanjutan yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Pertanian organik bukan sesuatu yang instan. Dibutuhkan komitmen, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar. Saya mengapresiasi para petani Cigembor yang telah menunjukkan semangat dan ketekunan luar biasa,” ungkapnya.
Sekda juga mendorong para petani untuk tetap optimistis dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi lintas sektor melalui pendampingan, pelatihan, serta kebijakan yang mendukung pengembangan pertanian organik.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan petani semakin erat, sehingga mampu mendorong terwujudnya pertanian padi organik yang berkelanjutan di Kelurahan Cigembor khususnya, serta Kabupaten Ciamis secara umum. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)



















































