Objek Wisata Siltu Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pembukaan objek wisata (Obwis) Kabupaten Ciamis tentunya disambut baik oleh para pelaku wisata.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ciamis, Eko Andrianto mengaku bersyukur dan menyambut baik semua obyek wisata dibuka.

“Semua penggiat wisata tentunya menyambut bahagia. Mudah-mudahan sektor ekonomi pariwisata terus tumbuh,” kata Eko, Minggu (18/9/2021).

Eko mengungkapkan, semua penggiat wisata sekarang mulai star event, meski obyek wisata belum begitu ramai dan pengunjung pun relatif biasa.

“Tapi lumayan ada harapan menggeliat dan sekarang mulai berbenah dan berlomba dalam berinovasi,” katanya.

Bahkan menurut Eko yang menggeliat justru banyak desa-desa yang memproyeksikan untuk menjadi desa wisata.

Setiap desa dengan semangat baru berlomba menata wilayahnya untuk menciptakan destinasi wisata desa.

“Semangatnya bertambah, suasana baru dan semangat baru,” imbuhnya.

Eko menyebutkan, di Ciamis terdapat 89 objek wisata. Menurutnya ada 36 desa wisata akan ramai kunjungi setelah buka oleh pemerintah.

Ia berharap setelah bukanya obyek wisata bisa mewujudkan pesona Galuh Nagari Ciamis dan tumbuhkan sektor ekonomi. “Awal baru semangat baru dan terus berinovasi,” ucapnya.

Penggiat wisata pun saat ini sudah mulai berbenah dan sudah mulai mempersiapkan konsep awal wisata masing-masing.

“Terutama yang menjadi perhatian semua pelaku wisata adalah mengenai penerapan protokol kesehatan semua objek wisata,” jelasnya.

Selain itu, semua objek wisata juga harus menerima saran dan masukan dari masyarakat terutama dalam penerapan protokol kesehatan.

Mulai dari membatasi jumlah pengunjung, harus ada cek suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

Eko meminta kepada semua pelaku wisata harus mentaati peraturan yang pemerintah berlakukan, karena ini demi kepentingan semua pihak.

Jangan sampai wisata Ciamis kembali tutup, karena hal itu akan berdampak buruk. “Artinya ini harus diperhatikan, kalau tidak kita taati maka bisa dapat teguran,” jelasnya.

“Kami minta semuanya untuk mentaati peraturan pemerintah agar semua aman. Ayo wisata tapi dengan taat protokol kesehatan,” ucapnya.