Lapas Banjar Tegaskan Perang Melawan Narkoba, Seluruh Pegawai Jalani Tes Urin. Foto/Hermanto.PasundanNews com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi narkoba dengan menggelar penguatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tes urin bagi seluruh pegawai dan dilaksanakan di Aula Lapas Banjar, Kamis (8/1/2025).

Langkah ini menjadi upaya konkret Lapas Banjar dalam memastikan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas dari pengaruh narkotika. Tes urin dilakukan menyeluruh tanpa terkecuali sebagai bentuk transparansi dan keseriusan institusi pemasyarakatan dalam menjaga integritas aparaturnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Salah satu fokus utama program tersebut adalah pemberantasan peredaran narkoba serta praktik penipuan dengan berbagai modus yang kerap terjadi di dalam Lapas dan Rumah Tahanan Negara.

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari internal petugas. Menurutnya, aparatur pemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Baca Juga :Dorong Ketahanan Pangan Desa, Green House Grapedia Raharja Tanam Tiga Jenis Buah Anggur

“Komitmen P4GN bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dengan langkah nyata. Tes urin ini adalah bentuk keseriusan kami memastikan seluruh pegawai bersih dari narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, integritas dan profesionalitas pegawai merupakan kunci utama dalam mewujudkan Lapas yang aman dan berwibawa. Oleh karena itu, setiap pegawai dituntut untuk menjadi teladan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.

Hasil tes urin yang dilakukan menunjukkan seluruh pegawai Lapas Banjar dinyatakan negatif dan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika. Capaian ini menjadi bukti bahwa komitmen P4GN di lingkungan Lapas Banjar bukan sekadar formalitas.

Dengan hasil tersebut, Lapas Banjar semakin optimistis dapat terus menjaga marwah institusi serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk deteksi dini dan pencegahan.

Melalui penguatan P4GN ini, Lapas Banjar meneguhkan tekad untuk mendukung penuh kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari narkotika, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan di Indonesia.

(Hermanto/PasundanNews.com)