Jurig Sarengseng Warnai Milangkala Tatar Sunda 2026, Banjar Promosikan Budaya Lokal. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Kota Banjar menunjukkan eksistensinya dalam ajang Milangkala Tatar Sunda 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Sumedang dengan menampilkan kesenian tradisional Jurig Sarengseng.

Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian acara budaya, sekaligus memperkenalkan identitas khas Banjar kepada masyarakat luas.

Aksi panggung yang kental dengan nilai tradisi itu berhasil mencuri perhatian para pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.

Melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dedi Suardi, yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Dewi Kurniasih, disampaikan bahwa keikutsertaan ini merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya.

“Momentum Milangkala Tatar Sunda tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi sarana strategis untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap mencintai budaya leluhur di tengah derasnya arus modernisasi,” paparnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab budaya “Napak Tilas Padjadjaran” pada Sabtu malam (2/5/2026) pukul 19.30 WIB.

Baca Juga :SP3 Dijatuhkan, Hak Finansial Anggota Dewan ARM Masih Berjalan, Publik Pertanyakan Konsistensi

Kirab tersebut dimulai dari Keraton Sumedang Larang menuju kompleks Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer.

Acara ini juga mendapat dukungan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan nilai-nilai budaya Sunda.

Selain Kota Banjar, sejumlah daerah lain turut ambil bagian dalam kirab tersebut, di antaranya Sumedang, Ciamis, Tasikmalaya, Cianjur, Kota Bogor, Depok, Karawang, hingga Cirebon.

“Rangkaian kegiatan ini nantinya akan berlanjut dan mencapai puncaknya dalam acara “Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda” pada 17 Mei 2026 di Gedung Sate, Bandung,” jelasnya.

Milangkala Tatar Sunda digelar sebagai upaya memperkuat jati diri budaya sekaligus membangun karakter masyarakat di tengah pengaruh globalisasi.

“Semoga partisipasi Kota Banjar dalam kegiatan ini mampu memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah serta memperluas pengenalan kesenian Banjar di tingkat Jawa Barat,” pungkasnya.(Hermanto/PasundanNews.com)