BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar meluncurkan Warung Inflasi BESTIE di Galeri UMKM Sukma Kenanga, Komplek Perkantoran Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Turut hadir Wali Kota Banjar Ir H Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar H Supriana, serta sejumlah pejabat Pemkot Banjar. Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Wali Kota Banjar sebagai simbol dimulainya operasional warung tersebut.
Warung Inflasi BESTIE merupakan gagasan Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar. Nama BESTIE sendiri merupakan akronim dari Belanja Ekonomis Sembako Terjangkau, Stabilitas harga Efektif terkendali, yang mencerminkan tujuan utama program dalam mendukung pengendalian inflasi daerah.
Di warung tersebut tersedia berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, hingga komoditas sembako lainnya.
Seluruh produk ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Baca Juga :Warga Kota Banjar dapat Pelatihan Affiliate Gratis, Menengs dan Katabroto Dorong UMKM Masuk Ekonomi Digital
Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar, Ryanti Safitri, mengatakan kehadiran Warung Inflasi BESTIE merupakan inovasi untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil di tengah dinamika pasar.
“Warung Inflasi BESTIE kami hadirkan sebagai salah satu langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Masyarakat dapat berbelanja sembako dengan harga yang terjangkau sehingga diharapkan mampu membantu mengendalikan inflasi di Kota Banjar,” ujarnya.
Menurut Ryanti, keberadaan warung tersebut juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas KUKMP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, program ini diharapkan mampu menjadi instrumen pengendalian harga ketika terjadi gejolak di pasaran.
“Kami berharap Warung Inflasi BESTIE dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal. Dengan ketersediaan sembako yang cukup dan harga yang terjangkau, program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas perekonomian daerah,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































