Perumda Tirta Galuh Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Stabil, Masyarakat Diminta Hemat Air Saat Kemarau. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Memasuki musim kemarau, Perumda Tirta Galuh Kabupaten Ciamis memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal.

Meskipun debit air di sejumlah sumber mengalami penurunan, kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap pelayanan.

Direktur Utama Perumda Tirta Galuh, Amsi Yudi Purwanto, S.E., M.T., didampingi Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Iwan E. Budiman, mengatakan hingga kini belum ada wilayah pelanggan yang mengalami penghentian pasokan air secara total.

“Alhamdulillah pelayanan masih aman. Belum ada pelanggan yang tidak mendapatkan aliran air. Memang di daerah dengan elevasi tinggi, terutama saat jam penggunaan puncak, terjadi pengurangan waktu distribusi sekitar satu hingga dua jam. Namun kondisi tersebut juga kerap terjadi pada hari-hari biasa,” ujar Amsi, Selasa (21/7/2026).

Saat ini Perumda Tirta Galuh melayani sekitar 35 ribu sambungan pelanggan yang tersebar di 73 desa pada 13 kecamatan, meliputi wilayah pelayanan Cabang Ciamis, Sindangkasih, Kawali, Cisaga, Purwadadi, hingga Unit Panumbangan.

Di samping menjaga pelayanan bagi pelanggan, perusahaan daerah tersebut juga terus mendukung penanganan krisis air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan.

Baca Juga :Pelantikan MD KAHMI Ciamis Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni dan Pengabdian untuk Masyarakat

Hingga pertengahan musim kemarau, lebih dari 100 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di sejumlah daerah yang belum menjadi pelanggan, di antaranya Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, dan Panumbangan.

Distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama BPBD, PMI, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan, termasuk Muhammadiyah.

Amsi menjelaskan, masyarakat di daerah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa.

Selanjutnya, usulan tersebut akan diteruskan kepada BPBD atau instansi terkait untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman air menggunakan armada Perumda Tirta Galuh.

Mengantisipasi musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung, Perumda Tirta Galuh juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam penggunaan air.

“Kami mengimbau warga agar menggunakan air secara hemat dan sesuai kebutuhan. Kami juga menyarankan setiap rumah memiliki tandon atau penampungan air sebagai cadangan apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan teknis maupun penurunan pasokan akibat kondisi cuaca,” kata Amsi.

Pihak Perumda Tirta Galuh menegaskan akan terus memantau kondisi sumber air dan melakukan berbagai langkah antisipatif agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau berlangsung.(Herdi/PasundanNews.com)