Dua Pesta Nikah Dihentikan Satgas Covid-19 Sukabumi, Lantaran Langgar Prokes
Dua Pesta Nikah Dihentikan Satgas Covid-19 Sukabumi, Lantaran Langgar Prokes

Sukabumi, Pasundannews – Dua acara pernikahan di beda tempat di hentikan Satgas COVID-19 Kabupaten Sukabumi. Pasalnya acara tersebut di meriahkan organ tunggal dan mengabaikan protokol kesehatan.

Plt Kapolsek Cikakak Ipda Nandang membenarkan adanya acara pernikahan yang tidak menerapak protokol kesehatan. Menurut Nandang petugas langsung bertindak lantaran kegiatan tersebut berpotensi mengundang kerumunan.

“Iya, tepatnya tadi siang kami mendapat informasi terdapat yang hajatan perkawinan di Kampung Ciranji, Desa Ridogalih. Di meriahkan organ tunggal, Ketika tim kita survei, ternyata benar ada hajatan dengan hiburan organ tunggal,”jelasnya, Jumat (19/6/2021).

Saat di lokasi petugas langsung menghentikan acara hiburan. Menurut Nandang, atas tindakan tegas pihaknya tersebutm Nandang bersyukur karena pihak keluarga tidak melakukan protes.

“Mereka menerima acaranya di hentikan oleh petugas gabungan terdiri personel Polri, Tentara Nasional Indonesia(TNI), Satpol PP serta aparat kecamatan,” katanya.

“Kita hentikan musik hiburan mereka. Kemudian kitakasih himbauan agar mentaati protokol kesehatan. Alhamulillah mereka mengerti,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan pantauan tim Satgas Covid-19, acara pernikahan tersebut tidak menyediakan perlengkapan pengukur temperatur ataupun hand sanitizer dan masker,” tutur Nandang.

Kemudian setelah di Kampung Ciranji, petugas gabungan pula menghentikan aktivitas yang sama di Kampung Sindang Resmi. Acara nikah yang di meriahkan musik organ tunggal di kampung tersebut turut di hentikan petugas.

Adanya acara pernikahan yang tidak menerapkan protokol kesehatan tersebut sangat di sayangkan Camat Cikakak. Ia mengaku sangat prihatin dan akan lebih memperhatikan kegiatan masyarakat kedepannya.

“Sesuai dengan harapan Bupati, jangan sampai terdapat klaster baru yang tidak di harapkan. Terlebih ini hajatan tanpa terdapat pemberitahuan kepada kami,” kata Asep.

Artikel sebelumyaMelalui OPAC, Pemkot Sukabumi Tingkat Literasi Masyarakat Ditengah Pandemi
Artikel berikutnyaWisata Kampung Sinarmulya Ciamis, Ada Wahana Permainan Tradisional Zaman Dulu