Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ciamis. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya Hak Cipta, bagi para inovator di wilayahnya.

Langkah strategis ini dilakukan guna memperkuat ekosistem inovasi daerah sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi karya masyarakat maupun aparatur pemerintah.

Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha, menyatakan bahwa program fasilitasi ini merupakan wujud implementasi dari Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Inovasi Daerah.

“Melalui fasilitasi ini, para inovator tidak hanya kami dorong untuk menghasilkan gagasan dan produk baru, tetapi juga kami arahkan agar hasil inovasinya memiliki perlindungan dan kepastian hukum,” ujar David Firdha, Senin (31/8/2026).

Baca Juga : Ciamis Ukir Prestasi di Tingkat Regional Jawa-Bali, Terbaik III Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

Menurut David, perlindungan HKI sangat krusial untuk memberikan rasa aman kepada para inovator dalam mengembangkan dan menyebarluaskan hasil karyanya.

Langkah ini juga menjadi upaya preventif pemerintah daerah untuk mencegah penggunaan karya oleh pihak lain tanpa hak.

Selain manfaat perlindungan hukum, kepemilikan Hak Cipta dinilai mampu meningkatkan nilai tambah serta menjadi rekam jejak yang jelas bagi sebuah inovasi.

“Bagi inovator di lingkungan pemerintah daerah, pendaftaran Hak Cipta ini adalah bukti konkret bahwa inovasi yang mereka hasilkan telah terdokumentasi dengan baik dan diakui kekayaan intelektualnya,” tegas David.

Pemkab Ciamis berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sebuah inovasi tidak boleh berhenti pada tahap penciptaan saja.

“Inovasi perlu juga diikuti dengan perlindungan, pemanfaatan, dan pengembangan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Dengan semakin banyaknya karya yang terdaftar HKI, Ciamis ditargetkan dapat memperkuat posisinya sebagai daerah yang kreatif, inovatif, dan adaptif.

“Sehingga mampu memberikan manfaat nyata dalam penyelesaian masalah dan percepatan pembangunan daerah,” tandas David.(Hendri/PasundanNews)