PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Desa Cibogo, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan desa mandiri dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.
Berbagai inovasi terus dikembangkan dan dinilai layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Ketua Karang Taruna Desa Cibogo, Ari Sugiarto, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat dua program unggulan yang menjadi fokus pengembangan desa, yakni penanaman kelapa genjah dan pelaksanaan Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi.
Kedua program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa.
Menurut Ari, penanaman kelapa genjah memiliki prospek ekonomi yang cukup menjanjikan.
Selain masa panennya yang relatif lebih cepat dibandingkan kelapa biasa, kelapa genjah juga memiliki nilai jual tinggi, baik sebagai air kelapa, buah muda, maupun bahan baku berbagai produk olahan.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes),” ujar Ari saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Cibogo bersama masyarakat secara bertahap mulai memanfaatkan lahan yang tersedia untuk penanaman kelapa genjah.
Ke depan, komoditas ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha kecil dan menengah, seperti pengolahan kelapa, minuman segar, hingga produk turunan lainnya.
Baca Juga :Harga Bahan Pokok di Pangandaran Turun Tajam Awal Januari 2026
Selain sektor pertanian, Desa Cibogo juga aktif menggerakkan roda ekonomi melalui kegiatan Car Free Day yang rutin digelar setiap Minggu pagi.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga dan rekreasi bagi warga, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.
“Dalam CFD, berbagai produk kuliner, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian warga dipasarkan. Hal ini membuat perputaran ekonomi desa menjadi lebih hidup,” jelas Ari.
CFD Desa Cibogo kini berkembang menjadi ruang interaksi sosial yang positif.
Antusiasme masyarakat dan pelaku usaha lokal menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak nyata, baik bagi kebersamaan warga maupun peningkatan ekonomi desa, sekaligus mendorong penerapan gaya hidup sehat.
Dengan sinergi antara pengembangan kelapa genjah dan pelaksanaan CFD secara rutin, Desa Cibogo membuktikan bahwa potensi lokal dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Pangandaran dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. (Saefullah/PasundanNews.com)




















































