Devina Herawati (16), Siswi SMK Hikmah Kota Banjar yang gigih dengan Berjualan Gorengan. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Di tengah kesibukannya sebagai pelajar kelas 11 SMK Hikmah Banjar, Devina Herawati (16) tetap semangat menjalani peran gandanya sebagai siswa sekaligus pedagang kecil.

Setiap pagi, siswi jurusan pemasaran ini membawa puluhan bungkus gorengan ke sekolah untuk dijual kepada teman-teman dan guru.

Tidak hanya itu, sepulang sekolah, Devina pun menawarkan gorengan ke setiap lingkungan secara keliling sebelum pulang ke rumah.

Gorengan yang dijual Devina bukan sembarangan. Makanan ringan itu merupakan hasil buatan sang ibu, Idar Hikmah, yang setiap subuh sudah mulai memasak di rumah mereka di Dusun Manggasari, Desa Panulisan Tengah, Kecamatan Dayeuh Luhur, Kabupaten Cilacap.

Baca Juga : Desak Reformasi Politik, HMI Kota Banjar Suarakan ‘Saptasuara’ Tuntutan Rakyat

“Setiap hari saya bawa sekitar 20 sampai 30 bungkus gorengan peyek (kacang) ke sekolah. Satu bungkus dijual lima ribu rupiah,” ujar Devina saat ditemui di kawasan terminal tipe A Banjar usai pulang sekolah, Kamis (4/9/2025) sore.

Dagangan Devina selalu ludes laris. Rata-rata ia mampu mengantongi Rp100 ribu per hari, uang yang langsung diserahkan kepada ibunya untuk kebutuhan sehari-hari. Ia mengaku tidak malu berjualan.

“Saya gak malu, saya hanya ingin bantu orang tua, itu yang penting,” katanya.

Devina juga menyebut aktivitas berjualan ini membuatnya lebih mandiri dan percaya diri.

Selain belajar pemasaran di sekolah, ia juga langsung mempraktikkannya setiap hari lewat pengalaman nyata berdagang.

Selain meringankan beban ekonomi keluarga, sang ibu juga pasti merasa bangga atas kegigihan anak perempuannya itu. Devina pun berharap kelak bisa membuka usaha sendiri setelah lulus sekolah.

 

(Hermanto/PasundanNews.com)