Rúben Amorim. Foto/Istimewa

BERITA OLAHRAGA, PASUNDANNEWS.COM – Pada laga pekan ke-11 Premier League, Manchester United harus puas berbagi angka dengan Tottenham Hotspur setelah bermain imbang di kandang lawan.

Hasil tersebut kembali menyoroti inkonsistensi performa tim asuhan Rúben Amorim.

Usai pertandingan, Amorim menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap para pemain yang dinilainya terlalu cepat merasa aman dan kehilangan fokus di momen-momen krusial.

“Kami masih punya banyak masalah, ini baru permulaan,” ujar Amorim usai laga, mengutip Bolacom, Minggu (9/11/2025).

“Tim tampil terlalu nyaman setelah unggul, dan itu membuat kami kehilangan kendali. Dalam sepak bola, satu momen saja bisa mengubah segalanya.”

Pelatih asal Portugal itu menilai bahwa rasa percaya diri yang berlebihan justru menjadi bumerang bagi timnya.

Amorim menekankan pentingnya menjaga intensitas dan mentalitas kompetitif selama 90 menit penuh.

“Kami seharusnya tampil lebih agresif, merasakan tekanan dari stadion, dan memanfaatkan setiap peluang untuk menang,” tegasnya.

“Kalau kami ingin bersaing di papan atas, kami tidak bisa merasa aman terlalu cepat.”

Amorim juga menyinggung kondisi fisik salah satu pemainnya, Benjamin Šeško, yang mengalami masalah pada lutut setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.

“Sepertinya ada sedikit masalah pada lututnya, tapi kami masih akan memeriksa lebih lanjut,” ungkap Amorim.

Menutup keterangannya, Amorim menegaskan bahwa hasil imbang ini harus menjadi peringatan bagi seluruh skuad Manchester United.

Menurutnya, tim harus segera memperbaiki konsentrasi dan konsistensi jika ingin tetap bersaing dalam perebutan posisi teratas Premier League.

“Rasa nyaman itu berbahaya. Kami harus belajar dari laga ini dan memastikan kesalahan seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

(Herdi/PasundanNews.com)