BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Partai Golkar, Dr. Agun Gunandjar Sudarsa menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan mengusung tema ‘Ketahanan Nasional dalam Menghadapi Disrupsi Global’.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Banjar pada Jumat (5/12/2025) ini bertujuan membekali masyarakat dengan pemahaman ideologi yang kuat di tengah dinamika ekonomi dan politik akhir tahun.

Dalam pemaparannya, Agun menekankan bahwa ketahanan nasional tidak hanya berbicara soal kekuatan militer, tetapi juga ketahanan mental, ideologi, dan ekonomi masyarakat di tingkat lokal, termasuk di Kota Banjar sebagai pintu gerbang timur Jawa Barat.

Agun mengingatkan ketahan nasional dengan kondisi saat ini di Kota Banjar yang sedang dalam masa transisi pasca-Pilkada Serentak 2024 serta pemulihan ekonomi di penghujung tahun 2025.

“Ketahanan nasional dimulai dari ketahanan daerah. Di Kota Banjar, kita harus memastikan bahwa persatuan pasca-Pilkada tetap terjaga. Jangan sampai perbedaan pilihan politik meninggalkan celah yang merusak kerukunan warga. Pancasila adalah perekat kita untuk kembali bergotong-royong membangun daerah,” ujar Agun.

Lebih lanjut, legislator senior ini menyoroti tantangan siber dan ancaman informasi yang diprediksi akan semakin kompleks di tahun 2026.

Ia mengingatkan bahwa ketahanan nasional saat ini sangat bergantung pada cara masyarakat mengonsumsi informasi.

“Kota Banjar kini semakin terkoneksi secara digital. Namun, kemajuan ini membawa risiko infiltrasi ideologi asing dan hoaks. Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) adalah instrumen paling efektif untuk menjaga kedaulatan bangsa dari serangan-serangan non-fisik tersebut,” tambahnya.

Agun mendorong Pemerintah Kota Banjar dan masyarakatnya untuk mengimplementasikan Pasal 33 UUD 1945 secara nyata melalui penguatan koperasi dan UMKM lokal.

Menurutnya, ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi daerah adalah fondasi utama agar Indonesia tidak goyah menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

“Jika UMKM di Banjar kuat, jika petaninya berdaya, maka ketahanan nasional kita secara otomatis akan kokoh. Inilah wujud nyata bela negara di masa sekarang,” pungkas Agun di hadapan para peserta yang terdiri dari perwakilan pemuda, ASN, dan tokoh masyarakat.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif mengenai langkah-langkah strategis yang harus diambil daerah untuk menjaga kondusifitas wilayah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Hendri/PasundanNews.com)