BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tarbiyah Universitas Islam Darussalam (UID) Cabang Ciamis kembali memperkuat proses regenerasi organisasi melalui penyelenggaraan Latihan Kader I (LK I) pada 16–18 Oktober 2026.

Bertempat di Asrama Haji Ciamis, basic training organisasi mahasiswa tertua di Indonesia ini diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual, kesadaran berorganisasi, serta komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Ketua Umum HMI Komisariat Tarbiyah UID Ciamis, Asep Saepul Millah, menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus organisasi yang mampu menjawab berbagai tantangan sosial.

Menurutnya, keberhasilan pengkaderan tidak cukup diukur dari bertambahnya jumlah anggota. Lebih dari itu, proses pembinaan harus mampu menghasilkan kader yang mempunyai integritas, kematangan berpikir, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Asep menilai mahasiswa memiliki posisi penting sebagai kelompok intelektual yang diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui pemikiran maupun tindakan nyata.

Baca Juga :Baznas Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa lewat Program Kanpung Zakat Paripurna

“HMI berupaya menjadikan LK I sebagai sarana penguatan karakter sekaligus menanamkan tanggung jawab moral kepada setiap calon kader,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Sementara itu, Ketua Pelaksana LK I, Aji Nurpauji, menjelaskan bahwa kegiatan selama tiga hari tersebut menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk memahami identitas, nilai perjuangan, dan arah gerakan HMI.

Materi pengkaderan diarahkan pada penguatan wawasan keislaman, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman mengenai peran mahasiswa dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.

Aji menyebutkan, tujuan utama kegiatan ini sejalan dengan orientasi perkaderan HMI, yakni membentuk pribadi muslim yang berkualitas secara akademis, memahami fungsi organisasi, serta menyadari tanggung jawabnya sebagai kader umat dan bangsa.

Melalui pembinaan tersebut, calon kader diharapkan tidak hanya memahami teori organisasi, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ciamis, Endin Lidinillah, menyoroti pentingnya keberlanjutan proses kaderisasi dalam mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan.

Menurut Endin, organisasi mahasiswa merupakan salah satu ruang pembelajaran yang dapat membentuk pola pikir, kedisiplinan, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia juga memandang hubungan antara kader aktif dan alumni perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan organisasi.

Baca Juga :PAN Jabar Sebut Perbedaan Sikap Politik Wajar, Herry Dermawan: Keputusan Ada di Bupati Ciamis

“Proses pembentukan karakter dan pengembangan kapasitas kader diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, tidak terbatas pada pelaksanaan pelatihan formal,” terangnya.

Penyelenggaraan LK I periode 2026–2027 ini menjadi bagian dari komitmen HMI Komisariat Tarbiyah UID Ciamis untuk memperkuat fondasi organisasi melalui pembinaan sumber daya manusia.

Kegiatan tersebut diharapkan melahirkan kader yang tidak hanya aktif dalam dinamika kampus, tetapi juga mempunyai keberanian berpikir kritis, berpegang pada nilai moral, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan masyarakat.

Melalui regenerasi yang berkesinambungan, HMI Komisariat Tarbiyah UID Ciamis berupaya mempersiapkan generasi intelektual muslim yang siap mengemban tanggung jawab sebagai kader umat dan kader bangsa. (Hendri/PasundanNews.com)