BERITA CIAMIS,PASUNDANNEWS.COM – Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Ciamis sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab).
Agenda lima tahunan ini mengusung tema “Bersatu dalam Organisasi, Bersinergi dalam Karya Membangun Gapensi Kabupaten Ciamis yang Solid dan Berdaya Saing”.
Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Lili Soemantri resmi terpilih secara aklamasi untuk memimpin BPC Gapensi Kabupaten Ciamis periode 2026–2031.
Ketua Pelaksana Muscab, Tatang Supena, mengatakan, kegiatan ini dihadiri oleh 25 peserta yang mewakili jajaran direksi CV dan PT.
Selain pengurus dan anggota Ciamis, acara ini juga dihadiri perwakilan Gapensi dari berbagai daerah tetangga, seperti Pangandaran, Garut, Kota Banjar, dan Tasikmalaya.
“Seluruh rangkaian kegiatan Muscab hari ini berjalan aman, lancar, dan damai. Kami berharap kepengurusan baru ini mampu mengemban amanah untuk memajukan Gapensi Ciamis menjadi organisasi yang makin kreatif, solid, dan berdaya saing,” ujar Tatang, Rabu (14/10/2026).
Usai ditetapkan sebagai ketua,Lili Soemantri menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah pimpinan dengan penuh tanggung jawab.
Lili menyebutkan, tantangan industri konstruksi di Ciamis semakin ketat di mana banyak kontraktor lokal yang kesulitan bersaing akibat keterbatasan modal hingga sekadar menjadi penonton.
Lili menegaskan tekadnya untuk membawa Gapensi Ciamis kembali menjadi “tuan rumah” di daerahnya sendiri.
“Kunci utamanya adalah kebersamaan. Ke depan, tidak boleh ada lagi anggota Gapensi Ciamis yang berjalan sendiri-sendiri. Jika satu sakit, semuanya ikut merasakan. Kita harus saling menguatkan,” tegasnya.
Baca Juga :Pemkab Ciamis Serahkan Bantuan Alsintan kepada Petani, DPR RI Soroti Penyaluran Pupuk Subsidi
Guna mewujudkan visi tersebut, Lili memaparkan beberapa program kerja prioritas untuk lima tahun ke depan.
Pertama, penguatan Internal dan komunikasi routine mlakukan pendataan ulang seluruh anggota aktif, membentuk grup komunikasi yang sehat, serta menggelar program kopi darat (kopdar) rutin setiap bulan sebagai wadah evaluasi kinerja bersama.
Kedua, advokasi dan perlindungan anggota, pengurus berkomitmen untuk “pasang badan” membantu anggota yang menghadapi berbagai kendala operasional, baik menyangkut perizinan, persoalan pembayaran proyek, hingga perlindungan hukum.
Ketiga, kemitraan strategis membangun hubungan dinamis dengan pemerintah Kabupaten Ciamis, LPJK, serta Bappeda Provinsi Jawa Barat.
Keempat, peningkatan kapasitas dan sertifikasi (Sekolah Konstruksi) Mendorong sertifikasi bagi tenaga tukang, pengawas (supervisor), hingga pengurusan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bagi para anggota.
Langkah ini dinilai mutlak sebab sertifikasi menjadi syarat utama mengikuti proses tender di era sekarang.
Kekompakan Regional (Forum Priangan Timur) Mengajak perwakilan wilayah se-Priangan Timur (Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran) untuk bersatu dalam wadah Forum Gapensi Priangan Timur.
“Tujuannya agar dapat menggarap potensi proyek-proyek besar di daerah secara bersama-sama,” jelasnya.
Lili juga menegaskan bahwa Kantor BPC Gapensi Ciamis akan senantiasa terbuka 24 jam sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota.
“Meski kantor kita sederhana, solidaritas antaranggota harus luar biasa besar. Kami memohon bimbingan dari BPD Gapensi Jawa Barat serta dukungan penuh dari seluruh rekan-rekan pengurus dan anggota untuk bersama membangkitkan Gapensi Ciamis,” pungkasnya. (Pepi Irwan).



















































