Anggota Fraksi Golkar DPRD Ciamis, Enceng Ahmad Arifin. Foto/Pepi Irawan.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis yang ditinggalkan almarhum Yana D. Putra mendapat perhatian dari kalangan DPRD Kabupaten Ciamis.

Anggota DPRD Ciamis dari Fraksi Partai Golkar, Enceng Ahmad Arifin, mengingatkan agar sosok yang nantinya mendampingi Bupati Herdiat Sunarya memiliki kesamaan visi serta hubungan kerja yang harmonis.

Menurutnya, kecocokan antara bupati dan wakil bupati menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sekaligus efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Harus ada chemistry dan kecocokan antara Bupati dan Calon Wakil Bupati. Jangan sampai terjadi hambatan komunikasi, seperti agenda Sidang Paripurna yang harus tertunda hanya karena pembagian tugas yang tidak berjalan baik saat Bupati memiliki agenda lain,” ujar Enceng, Selasa (13/10/2026).

Enceng menilai, keberadaan wakil kepala daerah bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan. Jabatan tersebut memiliki fungsi strategis dalam membantu bupati menjalankan berbagai agenda pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Dengan adanya pembagian kewenangan dan tugas yang berjalan baik, roda pemerintahan diharapkan tetap berlangsung optimal meskipun kepala daerah memiliki sejumlah agenda bersamaan.

Baca Juga :Kawanan Monyet Liar Masuk SMPN 4 Rajadesa Ciamis, Sisa Makanan MBG Jadi Sasaran

Tokoh masyarakat asal Kecamatan Kawali itu juga menyoroti pentingnya percepatan pengisian kursi Wakil Bupati Ciamis yang hingga kini masih kosong.

Ia menjelaskan, sistem kepemimpinan pemerintahan di Indonesia pada dasarnya mengenal pembagian peran antara kepala pemerintahan dan wakilnya, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Karena itu, meskipun ketentuan perundang-undangan memungkinkan terjadinya kekosongan jabatan dalam situasi tertentu, keberadaan wakil bupati tetap dibutuhkan untuk menunjang kinerja pemerintah daerah.

“Jika posisi tersebut dibiarkan kosong terlalu lama, dampaknya kurang baik bagi efektivitas pemerintahan. Kehadiran wakil berfungsi memastikan ada figur yang sejalan dan dapat berbagi peran dengan Bupati Definitif,” tegasnya.

Enceng berharap proses penentuan calon Wakil Bupati Ciamis tidak hanya berorientasi pada pengisian jabatan yang kosong.

Lebih dari itu, figur yang dipilih harus mampu membangun komunikasi, menjaga kekompakan, serta mendukung arah kebijakan pembangunan yang dijalankan Bupati Herdiat Sunarya.

Ia menegaskan, keselarasan visi dan misi antara kedua pemimpin daerah menjadi modal penting agar pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan tanpa hambatan koordinasi.

“Kehadiran wakil bupati nantinya diharapkan benar-benar memperkuat kepemimpinan daerah dan memberikan dampak positif terhadap pelayanan masyarakat Kabupaten Ciamis,” tandasnya.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)