Ir H Sudarsono (paling kanan) terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Golkar Kota Banjar yang digelar di Gedung Graha Banjar Idaman (GBI), Sabtu (8/8/2026). Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Partai Golkar Kota Banjar mulai menyiapkan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029.

Di bawah kepemimpinan Ir H Sudarsono, partai berlambang pohon beringin itu menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif dari tujuh menjadi 10 kursi.

Sudarsono resmi memimpin DPD Partai Golkar Kota Banjar untuk masa jabatan 2025–2030 setelah ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Partai Golkar Kota Banjar di Gedung Graha Banjar Idaman (GBI), Sabtu (8/8/2026).

Usai terpilih, Sudarsono menyampaikan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan berupaya menjalankan program partai sekaligus mengikuti arah kebijakan yang ditetapkan DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Menurutnya, peningkatan jumlah kursi di parlemen menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus disiapkan sejak jauh hari. Ia menilai target tersebut membutuhkan penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.

“Saya akan memperjuangkan target-target Partai Golkar di Jawa Barat. Apalagi tadi sudah disampaikan, Golkar Kota Banjar harus bisa meningkat dari 7 menjadi 10 kursi di legislatif,” ujar Sudarsono.

Tak hanya berbicara mengenai Pemilu 2029, Sudarsono juga bertekad menjaga posisi Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kota Banjar, termasuk mempertahankan catatan positif partai dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

Baca Juga :Dendam Lama Berujung Maut, Pria di Banjar Akui Tak Menyesal Bunuh Rekan Kerjanya

Untuk mendukung target tersebut, pembenahan internal dan kaderisasi akan menjadi bagian penting dari kepengurusan baru.

Sudarsono menilai partai harus memiliki regenerasi yang berjalan secara berkelanjutan agar mampu menjawab perubahan karakter pemilih.

Ia secara khusus ingin meningkatkan keterlibatan anak muda dalam tubuh Partai Golkar.

Menurutnya, masuknya kader dari kalangan generasi muda diperlukan agar partai tidak kehilangan momentum di tengah perubahan peta politik.

“Saya akan upayakan merekrut banyak generasi muda. Jadi, nanti akan banyak kader-kader baru. Kalau kita tidak berani mengambil kader-kader muda, nanti kita ketinggalan kereta dengan partai-partai lain,” katanya.

Dukungan terhadap agenda regenerasi tersebut juga disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Ia meminta jajaran pengurus Golkar Kota Banjar mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kekuatan politik partai di daerah.

Daniel menilai kelompok pemilih muda, terutama generasi Z dan milenial, akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan hasil pemilu mendatang.

Baca Juga :Ahmad Hidayat Nahkodai KAHMI Jabar 2026–2031, Dedi Mulyadi Dorong Intelektual Hadirkan Solusi Nyata

Karena itu, Golkar diminta tidak sekadar menjadikan anak muda sebagai sasaran kampanye, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk terlibat dalam organisasi.

“Gen Z dan Milenial akan menjadi penentu kemenangan di pemilu mendatang. Kalau Golkar tidak memanfaatkan momen ini, kita akan tertinggal,” tegas Daniel.

Dengan kepengurusan baru tersebut, Golkar Kota Banjar kini menghadapi pekerjaan panjang menuju Pemilu 2029.

“Target penambahan tiga kursi menjadi tantangan awal bagi untuk membuktikan kemampuan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat basis politik partai di Kota Banjar,” pungkasnya.(Hermanto/PasundanNews.com)