Antusias Warga dan Semangat Kreativitas di Penghujung Taman Karya Anak #7 Sakola Motekar. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Kemeriahan menyelimuti Lembur Kaulinan Cibunar pada Kamis (9/7/2026) sebagai penanda berakhirnya rangkaian acara ‘Taman Karya Anak #7’ yang diinisiasi oleh Sakola Motekar.

Program yang berlangsung selama masa liburan sekolah ini berhasil menyulap suasana menjadi wadah bermain dan belajar bagi puluhan anak tanpa memungut biaya sepeser pun.

Kesuksesan acara ini berakar pada prinsip kemandirian dan semangat gotong royong yang kental.

Warga setempat turun tangan langsung untuk memastikan segala kebutuhan kegiatan terpenuhi, termasuk menyediakan asupan pangan sehat bagi para relawan dan anak-anak.

Deni Wahyu Jayadi dari Sakola Motekar mengungkapkan bahwa inisiatif ini bukan sekadar ruang bermain, melainkan sarana krusial untuk melatih anak bekerja sama, memupuk keberanian, serta ruang ekspresi diri.

“Selama acara, anak-anak diajak terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif seperti melukis, membaca, bermain musik, hingga permainan tradisional,” ungkapnya.

Baca Juga :Realisasi PAD Ciamis Tembus 48,72 Persen, Pemkab Siapkan Strategi Percepatan Pendapatan di Semester II

Kegiatan ini semakin bermakna dengan keterlibatan mahasiswa KKN UPI Bandung Desa Sukajadi 2026 sebagai pendamping anak-anak.

Dhevi Hafizah, salah satu mahasiswa, menyatakan bahwa pengalaman ini sangat berharga karena membuktikan betapa pentingnya menyediakan ruang aman bagi anak untuk mengasah bakat.

“Selain untuk anak-anak, acara ini juga menjadi wadah edukasi bagi para orang tua,” tambah Dhevi.

Melalui sesi parenting yang santai, orang tua berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengasuhan modern, seperti cara mengenali potensi anak dan menyikapi penggunaan gawai.

Ani Nuraini, seorang orang tua peserta, mengaku sangat terbantu karena anaknya kini lebih produktif berkarya dan tidak lagi terpaku pada ponsel.

Acara ditutup dengan perayaan Gelar Karya dan Panggung Ekspresi Anak yang memamerkan hasil kreativitas peserta, mulai dari kerajinan tangan hingga pertunjukan musik dan baca puisi.

“Sangat berkesan ketika para orang tua bisa melihat langsung perkembangan keberanian dan kepercayaan diri buah hati mereka,” tutur Ani.

Bagi pihak Sakola Motekar dan Lembur Kaulinan Cibunar, Taman Karya Anak merupakan wujud nyata kepedulian untuk menyediakan lingkungan sosial yang sehat bagi anak-anak di tengah dominasi pengaruh gawai. (Hendri/PasundanNews.com)