BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Persiapan pelaksanaan Hajat Bumi di Lingkungan Sumanding RW 22, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, terus dimatangkan.
Salah satunya melalui agenda silaturahmi Komunitas Penggiat Budaya Purbasaka Sunda dengan Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro di Mapolres Banjar, Senin (29/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan kesiapan penyelenggaraan Hajat Bumi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026.
“Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga sekaligus momentum untuk terus menjaga eksistensi tradisi dan seni budaya yang diwariskan para leluhur,” ujar Ketua Komunitas Purbasaka Sunda, Romo Syarif.
Ia meneruskan bahwa Hajat Bumi tidak hanya melibatkan masyarakat lokal, tetapi juga akan dihadiri para budayawan dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Kehadiran mereka diharapkan mempererat hubungan antarkomunitas budaya sekaligus memperkaya ragam pertunjukan seni yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga :TP PKK dan Kesbangpol Kota Banjar Perkuat Ketahanan Keluarga, Ajak Warga Tolak Narkoba, Judol dan Pinjol
Menurutnya, Hajat Bumi merupakan tradisi yang sarat makna sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi dan berbagai nikmat kehidupan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk terus menjaga nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta memperkuat kebersamaan di tengah perkembangan zaman.
Menanggapi hal itu, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Hajat Bumi.
Ia menilai kegiatan budaya seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan Hajat Bumi ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta menjadi media untuk mempererat kebersamaan sekaligus menjaga kelestarian budaya,” ujar Didi.
Sementara itu, Romo Syarif menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan Kapolres Banjar kepada Komunitas Purbasaka Sunda.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi komunitas untuk terus menghidupkan tradisi budaya Sunda melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun sinergi dengan berbagai elemen, termasuk komunitas budaya, dalam menjaga keamanan serta merawat kekayaan budaya bangsa,” pungkasnya.(Hermanto/PasundanNews.com)



















































