BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku sektor pertanian, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Herry Dermawan, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Senin (16/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Herry menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan pangan sebagai salah satu faktor utama yang menentukan stabilitas dan kemajuan suatu bangsa.

Menurutnya, terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat akan berdampak langsung terhadap kondisi sosial, kesehatan, dan kesejahteraan warga.

“Ketersediaan pangan yang terjaga akan mendukung stabilitas kehidupan masyarakat. Sebaliknya, apabila terjadi gangguan pada sektor pangan, dampaknya bisa meluas ke berbagai aspek kehidupan,” kata Herry di hadapan peserta sosialisasi.

Ia menjelaskan bahwa tantangan di sektor pangan semakin beragam, mulai dari perubahan iklim, berkurangnya lahan pertanian produktif, hingga meningkatnya kebutuhan pangan seiring pertumbuhan penduduk.

Karena itu, diperlukan kerja sama seluruh pihak untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Menurut legislator asal daerah pemilihan Jawa Barat tersebut, semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam langkah nyata untuk mendukung kemandirian pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Ketahanan pangan merupakan urusan bersama. Semua pihak memiliki peran untuk menjaga keberlanjutan produksi dan ketersediaan pangan demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti tokoh masyarakat, kelompok tani, dan kalangan pemuda itu berlangsung dalam suasana dialogis.

Sejumlah peserta menyampaikan pandangan serta aspirasi terkait kondisi pertanian dan kebutuhan penguatan sektor pangan di wilayah mereka.

Pada kesempatan itu, Herry juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam berbagai komoditas pangan.

Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.

“Semoga masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga ketersediaan pangan sebagai bagian dari implementasi nilai kebangsaan dan upaya membangun kemandirian bangsa,” kata Herry.(Pepi IrawanPasundanNews.com)