BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Peringatan Hari Kartini di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Selasa (21/4/2026), diisi dengan kegiatan apel pagi yang berlangsung khidmat sekaligus sarat makna.

Momentum ini dimanfaatkan untuk mengenang semangat perjuangan R.A. Kartini serta meneguhkan peran perempuan dalam pembangunan.

Nuansa berbeda terasa dalam apel tersebut. Seluruh peserta diajak merenungkan kembali nilai-nilai emansipasi yang diwariskan Kartini, sekaligus memperkuat komitmen dalam mendorong kesetaraan dan kontribusi perempuan di lingkungan kerja pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, pimpinan apel memberikan penghargaan kepada empat pegawai perempuan senior yang telah lama mengabdi di Setda Ciamis.

Mereka dipanggil ke depan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun.

Sebagai simbol apresiasi, keempatnya menerima bunga yang diserahkan langsung di hadapan peserta apel.

Baca Juga :Rakornas Pertanian 2026: Pemkab Ciamis Tegaskan Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional

Momen tersebut pun disambut tepuk tangan, menghadirkan suasana hangat dan penuh penghargaan.

Asisten Administrasi Umum Setda Ciamis, Wawan Ruhiyat, menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian para pegawai tersebut.

Ia menilai dedikasi yang mereka tunjukkan menjadi contoh nyata bagi seluruh aparatur sipil negara.

“Konsistensi dalam bekerja, tanggung jawab, serta komitmen yang kuat telah memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kerja,” tuturnya.

Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Kartini yang tetap relevan hingga saat ini.

Selain itu, dalam apel tersebut juga dipanjatkan doa bagi seluruh pegawai perempuan di Setda Ciamis agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Semoga bisa support moril ini bisa memotivasi semuanya untuk terus berkarya dan berkontribusi,” ungkapnya.

Peringatan Hari Kartini kali ini menjadi pengingat bahwa peran perempuan memiliki arti penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inklusif, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang berkeadilan. (Herdi/PasundanNews.com)