H. Maman Suryaman (kiri) siap maju jadi ketua Dewan Kebudayaan Kita Banjar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Vakumnya Dewan Kebudayaan Kota Banjar dalam waktu yang cukup lama menuai perhatian berbagai kalangan.

Lembaga yang seharusnya menjadi motor penggerak pelestarian dan pengembangan budaya itu dinilai tidak lagi menjalankan fungsinya secara optimal.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai, keberadaan Dewan Kebudayaan sangat vital dalam menjaga jati diri daerah.

Tanpa peran aktif lembaga tersebut, potensi budaya lokal dikhawatirkan tidak terkelola dengan baik, bahkan bisa tergerus perkembangan zaman.

Menanggapi kondisi tersebut, H. Maman Suryaman atau yang akrab disapa Maman Padud menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai Ketua Dewan Kebudayaan Kota Banjar, jika proses pembentukan kembali dilakukan.

Baca Juga :Kasus Hukum Anggota DPRD Banjar Belum Berlanjut, Tersangka Masih Buron

Menurutnya, kebudayaan tidak bisa dipersempit hanya pada aspek seni semata. Lebih dari itu, budaya mencakup nilai-nilai kehidupan, tradisi, hingga karakter masyarakat yang perlu dijaga secara kolektif.

“Budaya itu luas, mencerminkan cara hidup dan nilai masyarakat. Karena itu perlu ada wadah resmi yang mampu merawat dan mengembangkannya,” ujar Maman, Senin (20/4/2026).

Ia menegaskan, apabila mendapat kepercayaan, dirinya ingin menghidupkan kembali peran Dewan Kebudayaan agar lebih aktif dan terbuka bagi semua kalangan, termasuk generasi muda sebagai penerus.

Dukungan terhadap langkah tersebut juga disampaikan tokoh pemuda Banjar, Dadi ST. Ia menilai Maman memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat.

“Beliau dikenal mudah bergaul dan punya kepedulian besar terhadap budaya. Saya rasa sangat layak memimpin Dewan Kebudayaan,” ungkap Dadi.

Harapan pun muncul agar Dewan Kebudayaan Kota Banjar dapat segera diaktifkan kembali, sehingga mampu menjadi wadah kolaborasi dan penggerak kemajuan budaya lokal di tengah arus modernisasi.(Hermanto/PasundanNews.com)