BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Banjar terus menguatkan konsolidasi organisasi dengan menjalankan tahapan penjaringan dan penyaringan calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC). Proses ini merupakan bagian dari agenda strategis partai yang dilaksanakan secara berjenjang sesuai dengan amanat Kongres PDI Perjuangan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Nana Suryana, menegaskan bahwa tahapan yang saat ini berjalan adalah lanjutan dari rangkaian konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga struktur terbawah.
“Ini sesuai dengan amanat Kongres, kemudian dilanjutkan dengan Konpeda, Konpercab, Musancab, Musran, hingga Musanran. Semua ini merupakan rangkaian konsolidasi organisasi dari pusat ke bawah,” ujar Nana, Selasa (20/1/2026) malam.
Ia menjelaskan, partai saat ini telah memasuki fase penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua PAC. Proses tersebut diawali dari tingkat PAC melalui rapat yang melibatkan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) ranting di masing-masing wilayah.
“Calon-calon Ketua PAC diusulkan melalui rapat PAC dengan KSB ranting. Dari situ terjaring beberapa nama di masing-masing PAC, kemudian ditambah dengan hasil pleno DPC,” jelasnya.
Nana menambahkan, seluruh bakal calon yang lolos penjaringan awal telah mengikuti seleksi berupa tes tertulis. Setelah tahapan tersebut rampung, proses seleksi kini berlanjut ke tahap tes wawancara sebagai bagian dari penyaringan akhir menjelang Musyawarah Anak Cabang.
“Tes tertulis sudah selesai semua. Sekarang tahapan yang sedang berlangsung adalah tes wawancara bagi para calon Ketua PAC,” kata Nana.
Pelaksanaan tes wawancara dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan dengan melibatkan lembaga independen dari unsur akademisi. Langkah ini diambil untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan profesional.
Baca Juga : Kemampuan Keuangan Daerah Menurun, Tunjangan DPRD Ciamis Dipangkas Mulai 2026
“Yang melakukan tes wawancara adalah DPD, bekerja sama dengan lembaga akademisi yang ditunjuk,” ujarnya.
Dari sekitar 20 bakal calon yang sempat terjaring, sebanyak 15 orang dinyatakan lolos hingga tahap tes tertulis. Namun, hanya 14 orang yang dapat mengikuti tes wawancara karena satu calon berhalangan hadir.
“Yang ikut tes wawancara saat ini ada 14 orang. Satu orang tidak bisa mengikuti karena ada keperluan keluarga dan sedang berada di Maluku, sehingga terkendala jaringan,” terang Nana.
Ke 14 calon tersebut berasal dari empat kecamatan di Kota Banjar, yakni Kecamatan Banjar dan Purwaharja masing-masing empat orang, Kecamatan Pataruman tiga orang, serta Kecamatan Langensari tiga orang. Tes wawancara dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting dan dilakukan serentak dengan sejumlah daerah lain.
“Selain Kota Banjar, hari ini juga dilaksanakan untuk Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, dan Kota Bogor,” ungkapnya.
Terkait hasil akhir, Nana menegaskan bahwa penetapan Ketua PAC sepenuhnya menjadi kewenangan DPD PDI Perjuangan.
“Nanti DPD akan mengeluarkan keputusan dengan menetapkan tiga nama, terdiri dari satu calon Ketua PAC dan dua calon personalia PAC,” katanya.
Ia berharap, proses ini mampu melahirkan kader-kader terbaik yang solid, disiplin, dan siap menggerakkan mesin partai di tengah masyarakat. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































