BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengintruksikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memprioritaskan layanan kesehatan warga yang terdampak banjir.

Hal itu Herdiat sampaikan saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Lakbok dan Purwadadi, pada Minggu (1/6/2025).Pada kesempatan itu, Ia menyambangi 14 desa yang berada di wilayah setempat.

“Saya instruksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh warga, baik yang mengungsi maupun yang bertahan di rumah masing-masing, mendapatkan akses layanan medis yang optimal,” ujarnya.

Herdiat menekankan pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, karena dampaknya bisa  berpotensi terhadap timbulnya berbagai penyakit.

Baca Juga :Pemkab Ciamis Serukan Perayaan Qurban Tanpa Sampah Plastik

Ia menyebutkan, berbagai penyakit tersebut seperti diare, infeksi kulit (gatal-gatal), dan penyakit lainnya yang berpotensi menyebar di lokasi pengungsian.

Herdiat pun memberikan bantuan berupa kaporit untuk membantu warga membersihkan air dan mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

“Obat-obatan juga harus tersedia, dan petugas medis harus terus memantau kondisi kesehatan warga terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Herdiat berdialog langsung dengan warga, memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, termasuk logistik, air bersih, serta layanan kesehatan.

Penanganan pasca banjir harus terkoordinasi dengan baik. Jangan sampai muncul bencana kesehatan setelah bencana alam. Pemerintah akan terus hadir untuk masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga di Kalipucang Pangandaran Ambruk

Diketahui, curah hujan tinggi yang melanda wilayah Ciamis dalam beberapa hari terakhir menyebabkan bencana banjir di sejumlah titik, termasuk kecamatan Lakbok dan Purwadadi.

Ratusan hektare lahan pertanian dan rumah warga terendam, sementara ratusan kepala keluarga (KK) terdampak langsung akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Sungai Ciseel.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, banjir di Lakbok menggenangi sedikitnya 839 hektare sawah dan berdampak pada 164 kepala keluarga.

Di sisi lain, sebanyak 2.511 kepala keluarga pemilik lahan pertanian turut terdampak banjir yang tersebar di tujuh desa di dua kecamatan tersebut.

BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan terus bekerja keras melakukan evakuasi, pendataan, dan distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak.

(Hendri/PasundanNews.com)