Warga Langkaplancar Pangandaran Tolak Pembangunan Minimarket. Foto/Deni Rudini.PasundanNews.com

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat hingga kini tidak memiliki toko modern atau seperti Indomart dan Alfamart.

Ketiadaan toko waralaba tersebut merupakan hasil kesepakatan warga setempat yang bertujuan memajukan kelompok UMKM serta pedagang kecil di wilayah tersebut.

Usman, warga setempat mengatakan keputusan tersebut diambil agar ekonomi lokal tetap berjalan dan pedagang kecil tidak tersisih oleh persaingan dengan minimarket berjejaring itu.

“Kami menilai jika ada Indomart dan Alfamart, maka pedagang kecil otomatis tersisihkan,” kata Usman kepada Pasundannews.com, Sabtu (24/1/2026)

Baca Juga :Awali Kepemimpinan, Camat Parigi Salurkan Bantuan Sosial Lewat Program Jum’at Berkah

Ia meneruskan, penolakan terhadap toko modern bukan keputusan baru. Menurutnya, sejak lama sudah ada pengajuan pendirian toko waralaba, namun warga sepakat tidak memberikan izin.

“Ketiadaan toko modern ini sudah lama. Dulu sempat ada pengajuan, tapi akhirnya tidak dibolehkan oleh warga,” ujarnya.

Camat Langkaplancar Acep Deni Firdaus saat dikonfirmasi membenarkan bahwa hingga saat ini pihak kecamatan belum mengizinkan berdirinya toko modern seperti Alfamart dan Indomaret.

“Alasan utamanya untuk melindungi pengusaha lokal, supaya peredaran keuangan dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Konsep awalnya seperti itu,” kata Acep.

Baca Juga :Badko HMI Jawa Barat Mantapkan Kaderisasi Nasional Lewat Advance Training LK III Batch III

Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan hasil musyawarah warga yang telah disepakati jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Camat Langkaplancar.

“Kebijakan ini sudah lama. Bahkan sebelum saya menjabat, di Langkaplancar memang belum diperbolehkan ada toko modern seperti Alfamart dan Indomaret,” jelasnya.

Ia menambahkan, komitmen warga dan pemerintah kecamatan tetap sama, yakni memberdayakan UMKM dan pedagang kecil agar kesejahteraan masyarakat dapat terjaga secara berkelanjutan.

 (Deni Rudini/Pasundannews.com)