BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi menggelar kegiatan Tiba-Tiba Touring Jilid V sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata dan penguatan citra daerah.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Ciamis ini secara resmi dilepas oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Taman Lokasana, Ciamis, Sabtu (24/01/2026).
Touring wisata tersebut dirancang sebagai media promosi kreatif berbasis komunitas untuk memperkenalkan kekayaan potensi wisata dan budaya Ciamis kepada publik yang lebih luas.
Rute perjalanan peserta meliputi sejumlah destinasi unggulan, mulai dari Situs Astana Gede Kawali, Bukit Datar Gandul Panawangan, hingga berakhir di Situ Cibubuhan, Kecamatan Panawangan.
Herdiat menegaskan bahwa Ciamis memiliki kekayaan destinasi yang sangat lengkap dan beragam, mulai dari wisata alam, sejarah, budaya, kuliner, hingga desa wisata yang terus tumbuh dan berkembang.
“Ciamis memiliki modal pariwisata yang sangat besar. Namun, potensi itu harus dikelola dan dipromosikan dengan cara-cara kreatif, adaptif, dan sesuai dengan tren pariwisata saat ini agar mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar aktivitas komunitas, tetapi menjadi bagian dari strategi promosi terintegrasi untuk memperluas jangkauan pemasaran destinasi wisata daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara perangkat daerah, BP2D, serta komunitas masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem pariwisata yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Herdiat juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga kebersihan serta kelestarian alam di setiap lokasi wisata yang dikunjungi, agar keberlanjutan destinasi tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Launching Sistem Gate Parkir, Dorong Tata Kelola Kawasan dan PAD
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan launching operasional sistem gate parkir di kawasan Taman Lokasana dan GOR Gelanggang Galuh Taruna.
Peluncuran ini merupakan bagian dari program penataan kawasan publik agar lebih tertib, aman, nyaman, serta terkelola secara profesional.
Menurut Herdiat, penerapan sistem gate parkir diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat sistem pengelolaan parkir berbasis teknologi, sekaligus menjadi instrumen strategis dalam mendorong peningkatan PAD yang dikelola secara transparan dan akuntabel.
“Penataan parkir ini bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga bagian dari reformasi tata kelola layanan publik dan optimalisasi potensi PAD yang berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga mendorong seluruh SPPD untuk aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dan event di kawasan Taman Lokasana dan GOR Galuh Taruna, sehingga kawasan tersebut dapat berkembang sebagai pusat aktivitas masyarakat dan destinasi ruang publik yang produktif.
Sementara itu, Ketua BP2D Ciamis, Endang Haris Juandana, mengatakan, kegiatan touring ini merupakan strategi promosi berbasis komunitas yang efektif dalam mengenalkan destinasi wisata daerah.
Menurutnya, keterlibatan komunitas rider mampu memperluas jangkauan informasi promosi secara organik melalui jejaring sosial, media digital, dan interaksi langsung di masyarakat.
“Komunitas rider memiliki daya jangkau promosi yang sangat luas. Melalui mereka, keindahan alam, kekayaan budaya, serta potensi ekonomi kreatif Ciamis dapat dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Ia juga melaporkan bahwa jumlah peserta Tiba-Tiba Touring Jilid V mencapai sekitar 200 orang, yang terdiri dari perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis serta komunitas rider.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan pariwisata Ciamis yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. (Pepi Irawan/asundanNews.com)




















































