BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Minggu (23/11/2025) di Aula salah satu Toserba di Kota Banjar Jawa Barat.
Kegiatan ini mendapat antusiasme dari peserta, termasuk dari kalangan Gen Z yang menjadi salah satu sasaran utama dalam penguatan pemahaman kebangsaan.
Dalam pemaparannya, Agun menjelaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika dalah fondasi yang tidak boleh dilepaskan dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat pilar ini adalah konsensus dasar yang menyatukan kita sebagai bangsa. Tanpa memahami dan mengamalkannya, kita akan mudah terpecah,” ujarnya.
Agun menekankan pentingnya kegiatan sosialisasi ini dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di masyarakat, terutama di era digital. Ia menilai bahwa generasi muda, perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai jati diri bangsa.
“Gen Z adalah masa depan Indonesia. Mereka harus dibekali nilai kebangsaan agar mampu menjadi agen perubahan yang positif,” katanya.
Agun juga menyoroti pentingnya pendekatan dan metode penyampaian materi yang relevan dengan karakter generasi muda. Menurutnya, pesan kebangsaan harus dikemas dengan cara yang kreatif dan dekat dengan keseharian mereka.
“Kita tidak bisa lagi menggunakan cara lama. Sosialisasi harus mengikuti perkembangan zaman agar pesan empat pilar benar-benar sampai,” jelasnya.
Baca Juga :Sekwan Kota Banjar Dituntut Tiga Tahun, Kuasa Hukum Sebut Ada Kriminalisasi Kebijakan Tunjangan DPRD
Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai amanat resmi sesuai ketentuan perundang-undangan. Agun menegaskan bahwa MPR RI memiliki tanggung jawab konstitusional untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Ini bukan sekedar program, tetapi kewajiban negara yang diatur dalam UU No. 17 Tahun 2014 dan Peraturan MPR RI No. 1 Tahun 2014,” paparnya.
Selain di Kota Banjar, Agun juga aktif melaksanakan sosialisasi di berbagai daerah lainnya di Jawa Barat seperti Ciamis, Pangandaran, dan Kuningan. Sasaran kegiatan mencakup berbagai kalangan, mulai dari pelajar, tokoh masyarakat, hingga komunitas-komunitas lokal.
Agun berharap kegiatan ini dapat terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pilar kebangsaan sehingga tercipta kesadaran kolektif dalam menjaga persatuan.
Ia menilai bahwa pemahaman terhadap empat pilar bukan hanya pengetahuan, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau empat pilar benar-benar kita hayati, bangsa ini akan maju dan harmonis,” ungkapnya.
Agun mengajak kepada seluruh peserta, terutama Gen Z, untuk terus belajar dan memperdalam nilai-nilai kebangsaan.
Ia menekankan bahwa pembangunan bangsa hanya dapat tercapai apabila seluruh elemen masyarakat memahami peran dan tanggung jawabnya.
“Mari kita jaga Indonesia bersama, mulai dari memahami empat pilar,” pungkasnya.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































