BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Polres Banjar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026. Apel tersebut sebagai bentuk kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergitas lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan operasi kepolisian di wilayah hukum Polres Banjar.
Apel gelar pasukan tersebut digelar, Senin (2/2/2026) pukul 08.00 WIB hingga 08.21 WIB di halaman Mako Polres Banjar dan diikuti oleh sekitar 150 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan pemerintah daerah.
Kegiatan apel dipimpin oleh Kompol Dani Prasetya, dan Komandan Apel IPDA Yudho Anggono, yang juga sebagai Kanit Turjawali Satlantas Polres Banjar.
Apel Gelar Pasukan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Wakil Walikota Banjar, Ketua sementara DPRD Kota Banjar, Dandim 0613/Ciamis, Kapolres Banjar, Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Dan Subdenpom III/2-4 Banjar, Kasat Pol PP Kota Banjar, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar.
Baca Juga :Diskusi Terbatas Tim 4 di Pendopo Banjar Disorot, UMKM Stagnan dan Legislatif Tak Diundang
Dalam amanatnya, Dani Prasetya menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan akhir sebelum operasi dilaksanakan.
“Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta menyamakan persepsi dan pola tindak di lapangan agar pelaksanaan operasi berjalan optimal,” ujarnya.
Operasi Keselamatan Lodaya Tahun 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Selama operasi berlangsung, Polres Banjar mengedepankan langkah preemtif dan preventif, serta penegakan hukum secara humanis guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Adapun sasaran operasi meliputi pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, kendaraan tanpa kelengkapan surat, pelanggaran muatan, serta titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Melalui Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Polres Banjar menargetkan terciptanya peningkatan disiplin berlalu lintas, penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta terwujudnya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Banjar. (Hermanto/PasundanNews.com)




















































