BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Banjar pada Selasa (2/12/2025) sore, menyebabkan sebuah rumah milik warga ambruk. Rumah semi permanen milik Ratna Ningsih atau Ibu Inah, yang berada di lingkungan Cibulan, RT 04 RW 05, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, roboh sekitar pukul 16.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kondisi rumah yang sudah lapuk membuat bangunan tidak mampu menahan terpaan angin. Material kayu dan atap yang rapuh runtuh hampir bersamaan saat hujan berada pada intensitas tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, menjelaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga.
“Begitu informasi kami terima, tim BPBD langsung melakukan asesmen untuk memastikan kondisi di lapangan dan kebutuhan darurat bagi warga terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari hasil asesmen awal, kondisi rumah Inah memang sudah tidak layak dan membutuhkan perbaikan sebelum kejadian.
Baca Juga :Hujan Disertai Angin Kencang, Dua Pohon Tumbang di Kota Banjar Timpa Truk dan Sepeda Motor
“Bangunan semi permanen itu sudah cukup tua dan lapuk, sehingga ketika diterjang angin kencang langsung ambruk,” katanya.
Sementara itu, Lurah Banjar, Sukmana, juga turut meninjau lokasi kejadian dan memastikan penanganan cepat dilakukan.
“Kami langsung berkoordinasi dengan BPBD dan lingkungan setempat agar Bu Inah segera mendapatkan tempat tinggal sementara yang aman,” ucapnya.
Untuk sementara, Inah diungsikan ke rumah salah satu kerabatnya di lingkungan yang sama. Aparat kelurahan dan kecamatan serta warga sekitar membantu memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan.
Pemerintah setempat mengajak warga sekitar untuk turut serta dalam kegiatan gotong royong yang akan digelar esok hari. Pembersihan puing-puing bangunan rencananya dilakukan sejak pagi bersama BPBD, kelurahan, relawan Jabar Bergerak, Tagana, TNI/Polri, serta warga setempat.
“Kami berharap gotong royong besok bisa berjalan lancar agar lokasi segera bersih dan Bu Inah bisa kembali mendapatkan bantuan untuk pemulihan rumahnya,” imbuh Sukmana.
Pemerintah kelurahan juga tengah menyiapkan usulan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni untuk korban.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































