BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh masih menyisakan dampak serius bagi ribuan warga.
Upaya penanganan terus dilakukan, terutama di daerah yang mengalami kerusakan paling parah. Sejumlah bantuan logistik dan tenaga relawan dari berbagai daerah di Indonesia pun mulai berdatangan untuk mempercepat proses pemulihan.
Sebagai bentuk kepedulian, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar mengirimkan seorang relawannya, Muhamad Saepul Rohman, untuk terjun langsung membantu misi kemanusiaan tersebut.
Rohman mendapat mandat resmi untuk memperkuat tim penanganan banjir di Aceh yang hingga kini masih membutuhkan banyak dukungan.
Rohman mengatakan bahwa hari ini ia dijadwalkan berangkat dengan membawa dua unit alat filtrasi air bersih menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Peralatan tersebut kemudian akan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Aceh sebelum didistribusikan ke lokasi yang paling membutuhkan.
“Setelah membawa alat, kami akan bergerak ke Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen untuk melakukan assessment lokasi sumber produksi air bersih,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga :Rumah Warga di Kota Banjar Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang
Menurutnya, dua wilayah tersebut masuk dalam kategori daerah yang paling parah terdampak banjir. Banyak fasilitas vital yang terganggu sehingga akses warga terhadap air bersih menjadi sangat terbatas.
Ia menegaskan, kehadiran alat filtrasi tersebut diharapkan membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua PMI Kota Banjar Supratman membenarkan adanya penugasan tersebut. Ia menegaskan bahwa partisipasi PMI Kota Banjar merupakan bentuk komitmen dalam mendukung operasi kemanusiaan di tingkat nasional.
“Betul, kami menugaskan Muhamad Saepul Rohman untuk bergabung dalam operasi kemanusiaan di Aceh,” kata Supratman.
Ia menambahkan, PMI Kota Banjar selalu siap mengambil bagian kapan pun negara membutuhkan tenaga tambahan. Baginya, semangat kemanusiaan tidak seharusnya dibatasi oleh jarak maupun wilayah administratif.
“Ini adalah panggilan tugas PMI untuk hadir di mana pun bantuan dibutuhkan,” tegasnya.
Supratman juga menekankan bahwa penugasan ini merupakan bukti bahwa solidaritas antar wilayah tetap terjaga kuat.
Ia berharap, kehadiran relawan dari berbagai daerah mampu mempercepat proses pemulihan pascabanjir di Aceh serta memastikan kebutuhan dasar warga, terutama air bersih, dapat segera terpenuhi.
“Selama masyarakat membutuhkan, PMI akan selalu hadir,” pungkasnya.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































