BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Banjar pada Selasa, (2/12/2025) sore, menyebabkan dua pohon tumbang di dua lokasi berbeda.
Kejadian pertama terjadi di Jalan Buntu, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, dan menimpa sebuah truk yang tengah melintas di kawasan tersebut.
Menurut laporan warga, pohon berukuran sedang tersebut tiba-tiba roboh akibat hembusan angin kuat. Beruntung, sopir truk dapat menyelamatkan diri sebelum batang pohon sepenuhnya menimpa bagian bak kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Begitu mendapat laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat.
Setelah menyelesaikan evakuasi di lokasi pertama, tim BPBD melanjutkan penanganan ke titik kedua di wilayah Lingkungan Siluman, Kelurahan Purwaharja. Di lokasi ini, sebuah pohon berukuran sedang juga roboh dan menimpa satu unit sepeda motor yang sedang terparkir.
Baca Juga :Pemdes Banjarharja Evakuasi Warga Terlantar ke Puskesmas Kalipucang
Petugas kembali melakukan pemotongan batang pohon dan membersihkan material agar akses jalan kembali aman. Sepeda motor yang tertimpa mengalami kerusakan pada bagian bodi, namun tidak ada warga yang terluka dalam insiden tersebut.
Ruhimat menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem perlu diwaspadai masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas atau memarkir kendaraan di dekat pohon besar.
“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat hujan dan angin kencang, serta menghindari area berisiko seperti bawah pohon atau baliho,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa BPBD Kota Banjar tetap bersiaga selama musim penghujan untuk merespons cepat bila terjadi bencana serupa.
“Kami siap menerima laporan masyarakat kapan pun, demi memastikan keselamatan bersama,” imbuhnya.
Hingga kini, kedua lokasi yang terdampak telah kembali dinyatakan aman setelah penanganan selesai dilakukan. BPBD mengapresiasi peran masyarakat yang cepat memberikan informasi sehingga proses evakuasi dapat dilakukan tanpa hambatan.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































