Dr. Dadi., Drs., M.Si resmi menjabat sebagi Rektor Universitas Galuh Ciamis Periode 2022 - 2026. Foto/PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Galuh Ciamis Periode 2022 – 2026, Dr. Dadi., Drs., M.Si menyampaikan target beberapa tahun ke depan.

Saat diwawancarai media, Selasa (5/7/2022), ia menyampaikan bahwa target utamanya setelah resmi dilantik menjadi Rektor yaitu mencapai Visi Misi Universitas Galuh Ciamis.

“Secara strategis dalam empat tahun ke depan saya ingin menjadikan Universitas Galuh di tahun 2026 itu punya reputasi,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mencapai reputasi tersebut, ada lima bidang strategis yang akan ia garap.

Pertama, perihal bidang akademik. Pasalnya bidang ini merupakan wajah Perguruan Tinggi dalam hal peningkatan sumber daya manusia. Di dalamnya terdapat tenaga dosen dan tenaga pendidikan.

Ketiga, kemahasiswaan dan alumni. Keempat, bidang kerja sama dan kelima perihal pengelolaan keuangan.

“Kelima bidang itu menjadi targetan saya untuk meningkatkan Universitas Galuh lebih baik lagi. Sehingga ke depan Universitas Galuh betul-betul memiliki reputasi,” terangnya.

Gambaran Operasional Kebijakan

Dadi melanjutkan, bahwa secara teknis untuk menjalankan bidang strategis tersebut ada gambaran operasionalnya.

“Di bidang akademik, kita memiliki kebijakan pembelajaran yang akan fokus memanfaatkan teknologi. Apalagi sekarang dengan metode daring (dalam jaringan) yang semakin relevan pasca Pandemi. Jadi kalau ada mahasiswa yang memiliki halangan ke kampus bisa teratasi,” paparnya.

Selanjutnya, bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Ia mengatakan, target reputasi akademik akan dimulai dengan mencoba merangsang penelitian bagi para dosen agar bisa lebih produktif lagi.

“Kita pacu teman-teman dosen untuk lebih produktif lagi dalam melahirkan karya penelitian,” tuturnya.

Sementara itu, bidang pengabdian pun tidak diperuntukkan kepada dosen saja. Melainkan juga kepada mahasiswa.

“Penelitian dan pengabdian itu juga diperuntukkan kepada mahasiswa. Saya ingin memacu mahasiswa banyak terlibat dengan kegiatan kemasyarakatan,” imbuhnya.

Inovasi Konservasi dan Budaya

Lebih jauh lagi, terkait dengan program yang akan dijalankan di bidang alumni perlu pengelolaan yang serius. Karena, alumni merupakan aset terbesar lembaga.

Alumni bisa mendukung program pemanfaatan lahan taman di sekitar kampus Universitas Galuh untuk dijadikan sebagai wilayah konservasi.

“Ini juga menjadi salah satu target yang akan saya jalani. Saya bermimpi di Universitas Galuh selama empat tahun ke depan itu ada sudut-sudut taman yang berkonsep konservasi. Karena Universitas Galuh fokus kepada konservasi dan budaya,” terangnya.

“Kita akan tonjolkan itu, sehingga yang datang ke Universitas Galuh merasa nyaman dengan rindangnya pepohonan. Ada sudut-sudut konservasi yang dimodifikasi untuk ruang belajar mahasiswa,” ungkapnya.

Sedangkan yang berkaitan dengan budaya, Dadi pun akan berkomitmen untuk mewujudkan Universitas Galuh sebagai institusi yang menjaga warisan Tatar Galuh Ciamis.

“Saya juga berkomitmen untuk mewujudkannya. Teman-teman media tolong bantu kami untuk publikasi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan,” katanya.

Terakhir, Dadi menyampaikan bahwa wilayah konservasi tidak hanya d sekitar kampus. Tetapi pihaknya akan mencoba bekerja sama dengan pemerintah agar bisa lebih memberdayakan lingkungan potensial.

“Mudah-mudahan saya mampu menjalankan amanah dengan target itu. Teman-teman media juga menjadi mitra strategis untuk menjalankan target saya beberapa tahun ke depan,” tandasnya. (Hendri/PasundanNews.com)

Artikel sebelumyaGeger! Babi Hutan Berukuran Besar Masuk Warung Kelontongan di Ciamis
Artikel berikutnyaAdakan Konsolidasi, AMS Ciamis Persiapkan Sambut HUT RI Ke-77