BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Kabupaten Ciamis meraih penghargaan Adipura Kencana dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Maret 2024 lalu.
Kabupaten Ciamis sebagai satu-satunya kabupaten di Jawa Barat yang memperoleh penghargaan tersebut karena dinilai sebagai daerah terbersih.
Kepala DPRKPLH (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup) Ciamis, Okta Jabal Nugraha berkomitmen akan terus mempertahankan prestasi tersebut.
“Kami di lapangan sudah solid, sudah terbentuk komunitas, dan yang paling penting masyarakat juga sudah mulai sadar untuk memilah sampah mulai dari rumah, ini bukti masyarakat cinta kebersihan,” kata Okta.
Baca Juga :BAZNAS Ciamis Maksimalkan Mayoritas Desa Jadi Kampung Zakat, Target 50 Persen pada 2025-2030
Okta menuturkan bahwa hingga masih belum ada lagi penghargaan yang dilakukan oleh pemerintah pusat seperti Adipura kencana atau penghargaan lainnya.
“Meskipun belum ada reward, namun kami sudah melakukan yang terbaik untuk mempertahankan prestasi tertinggi tersebut,” katanya.
Okta menegaskan bahwa semua stakeholder akan tetap solid dan kompak untuk terus berupaya dalam menjadikan Ciamis sebagai daerah bersih di Jabar.
“Sesuai dengan perintah pimpinan tadi, kerjasama seluruh stakeholder dan seluruh komunitas komunitas peduli sampah dan tidak lupa juga seluruh OPD untuk menjaga kebersihannya,” tuturnya.
Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dengan mengusung tema ‘Hentikan Sampah Plastik’, menjadi komitmen bersama menjaga lingkungan dari dampak negatif sampak plastik.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebutkan bahwa sampah plastik dan sampah lainnya jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak pada pencemaran lingkungan.
Baca Juga :Tanah Longsor Ancam Rumah Warga dan Fasilitas Umum di Pamarican Ciamis
Menurutnya, pencemaran sampah plastik memiliki banyak dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Selain itu juga dapat mencemari tanah, air, udara, kerusakan ekosistem, gangguan rantai makanan, serta berbagai masalah kesehatan seperti penyakit pernapasan dan kanker.
“Intinya, solusi yang paling efektif yaitu memilah sampah dari rumah. Ini sudah kita kampanyekan sejak beberapa tahun lalu dan terbukti cukup berhasil. Tinggal bagaimana kita terus mengajak masyarakat untuk konsisten dalam pelaksanaanya,” tegas Herdiat.
Herdiat pun mengapresiasi keberadaan petugas kebersihan (Pasukan Ungu) yang selama ini berperan aktif dalam menjaga kebersihan di kabupaten Ciamis.
(Pepi Irwan/PasundanNews.com)



















































