BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Banjar Polda Jawa Barat menggelar patroli gabungan berskala besar, Rabu (3/9/2025) malam.
Langkah ini diambil sebagai respons atas aksi perusakan Gedung DPRD Kota Banjar oleh sekelompok oknum bermotor, Sabtu (30/8/2025) lalu.
Lebih dari 100 personel dikerahkan dalam patroli ini, yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga organisasi masyarakat (Ormas).
Patroli dilaksanakan setiap malam, menyusul instruksi siaga 1 yang dikeluarkan untuk mengamankan situasi.
Baca Juga ::Dinsos P3A bersama Tagana Kota Banjar Bersihkan Gedung DPRD Pasca Pengrusakan
“Melalui patroli gabungan ini, kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman,” ujar Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, melalui, Ipda Agus, selaku Perwira Pengendali Patroli dari Polres Banjar.
Petugas menyisir sejumlah titik strategis di Kota Banjar, seperti area perkantoran, kawasan Banjar Atas, Terminal Bus, serta wilayah-wilayah yang dinilai rawan terhadap aksi provokatif dan kerusuhan.
Ipda Agus juga menjelaskan, patroli ini merupakan upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang. Ia berharap situasi yang sempat memanas bisa kembali stabil dan terkendali berkat kehadiran aparat di lapangan.
“Kami mengajak seluruh warga untuk turut serta menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan. Ini tugas bersama, bukan hanya tanggung jawab aparat,” imbuhnya.
Aksi perusakan sebelumnya terjadi saat sekelompok orang yang masih remaja menggunakan sepeda motor berknalpot brong muncul di tengah aksi damai yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa di depan Mapolres Banjar. Namun, kelompok tersebut bukan bagian dari para demonstran.
Diketahui, aksi mahasiswa tersebut merupakan bentuk solidaritas dan tuntutan keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, dalam insiden demonstrasi di Jakarta. Namun, suasana menjadi ricuh setelah kelompok bermotor mulai membuat kekacauan dan merusak fasilitas umum.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































