BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Memasuki hari ketiga, pencarian korban tenggelam di muara antara Sungai Cijolang, Citapen, dan Citanduy kembali dilanjutkan pada Selasa pagi (15/7/2025).
Tim gabungan dari BPBD, PMI, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dari Tagana dan Jabar Bergerak melakukan penyisiran sejak pukul 07.00 WIB dengan harapan dapat menemukan korban.
Menurut Kasi Darlog BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, pencarian diperluas dengan menyisir hingga radius yang lebih jauh, termasuk ke jembatan Pelangi di wilayah kecamatan Langensari.
“Kami menggunakan tiga perahu LCR untuk menjangkau area yang lebih luas dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Selain itu, tim juga menerapkan teknik Blender, di mana beberapa perahu mengelilingi area TKP secara berputar untuk menciptakan putaran air.
Baca Juga :Remaja Tenggelam di Muara Sungai Cijolang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
“Teknik ini bertujuan untuk mengangkat benda-benda yang mungkin berada di bawah permukaan sungai. Putaran air diharapkan bisa mengangkat benda yang ada di bawahnya,” jelas Yudi.
Korban tenggelam diketahui bernama Hildan, remaja berusia 14 tahun warga Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.
Kejadian naas ini terjadi pada Minggu, 13 Juli 2025, sekitar pukul 13.00 WIB, saat tiga anak sedang berenang dan salah satu terbawa arus hingga tenggelam.
Pencarian hari kedua sudah dilakukan dengan menggunakan empat unit perahu LCR dan sejumlah personil, namun belum membuahkan hasil. Pada pencarian hari ketiga ini jumlah perahu dan personil ditambah serta area pencarian diperluas.
Tim juga intens berkoordinasi dengan warga dan relawan untuk memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu proses pencarian.
Yudi mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan aktif melaporkan hal-hal mencurigakan.
“Kami mengharapkan peran serta masyarakat agar tetap waspada dan melaporkan jika ada hal mencurigakan di sekitar lokasi,” katanya.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































