BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pencarian terhadap korban tenggelam di muara antara sungai Cijolang, Citapen, dan Citanduy dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB.
Hingga sore tadi, upaya pencarian dihentikan sementara karena kondisi hari yang mulai gelap dan membahayakan tim penyelamat.
“Kami hentikan pencarian pukul 18.00 WIB karena hari sudah gelap, kondisi ini sangat berisiko bagi tim pencarian,” ujar Yudi Andiana, Kasi Darlog BPBD Kota Banjar.
Ia menambahkan, pencarian akan dilanjutkan dengan kesiapan lebih lengkap pada pagi hari.
Tim gabungan yang akan turun besok terdiri dari BPBD, PMI, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, serta sejumlah relawan dari Tagana, Jabar Bergerak, dan warga setempat.
Baca Juga :Remaja Tenggelam di Muara Sungai Cijolang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
“Kami akan memaksimalkan operasi pencarian menggunakan perahu bersama tim gabungan dan peralatan pendukung lainnya,” imbuh Yudi.
Kejadian ini bermula saat tiga anak sedang berenang di muara sungai Cijolang pada Minggu, 13 Juli 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Salah satu dari mereka, Muhammad Wildan (14), terbawa arus sungai dan hilang tenggelam.
Warga sekitar dan tim penyelamat langsung merespons dengan melakukan pencarian menggunakan satu unit perahu LCR dengan empat personil, namun hasilnya masih nihil. Pencarian sementara dihentikan pada sore hari karena faktor keselamatan.
Lokasi kejadian berada di Dusun Cibentang RT 21 RW 09, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Upaya pencarian akan terus dilakukan sampai korban ditemukan dengan harapan yang terbaik bagi keluarga.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berada di sekitar aliran sungai dan mendukung operasi pencarian ini agar berjalan lancar,” pungkas Yudi.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































