Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk tidak memberhentikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Hal tersebut dipastikan meski persentase belanja pegawai saat ini telah mencapai 36% hingga 37%.

Menurut Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan bahwa angka ini melampaui ambang batas evaluasi 30%, namun pemerintah daerah menilai keberadaan P3K sangat krusial bagi keberlangsungan pelayanan publik.

“Langkah ini diambil di tengah situasi sulit akibat berkurangnya jumlah pegawai secara drastis,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Berdasarkan data terkini, total jumlah pegawai di lingkungan Ciamis menyusut dari 14.000 orang menjadi hanya sekitar 10.000 orang akibat banyaknya ASN yang pensiun, meninggal dunia, atau pindah tugas.

Baca Juga :Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Ciamis Ajak Perkuat Sinergi di Tengah Tantangan Fiskal

Ia meneruskan, Pemerintah daerah turut menyoroti ketimpangan jumlah tenaga pendidik yang sangat mengkhawatirkan.

Di beberapa sekolah, tercatat hanya terdapat dua orang PNS, sehingga kehadiran tenaga P3K menjadi tulang punggung dalam upaya mencetak generasi emas yang terprogram dan terencana.

“Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi prioritas utama yang tidak bisa dikompromikan dalam kebijakan pertahanan pegawai ini,” jelas Herdiat.

Untuk menjaga stabilitas pembayaran gaji, Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mengambil langkah-langkah strategis, antara lain, pertama efisiensi program, dengan upaya memangkas berbagai kegiatan yang bukan menjadi prioritas demi menjamin hak para pegawai.

“Kedua, rasionalisasi dengan melakukan penyesuaian anggaran dengan tetap mempertimbangkan beban hidup dan tanggung jawab keluarga para pegawai P3K,” kata Bupati Ciamis.

Ketiga, advokasi ke Pemerintah pusat, yaitu terus melakukan koordinasi dan perjuangan ke pemerintah pusat untuk mencari solusi permanen atas permasalahan anggaran pegawai di daerah.

Menanggapi keresahan para pegawai, Bupati Ciamis meminta seluruh P3K untuk tetap fokus pada pengabdian dan tidak berkecil hati.

“Berdoa ajalah, mudah-mudahan kita bisa mengatasi masalahnya. Kalau dibilang berat, ya berat pasti, tapi kita wajib (memperjuangkannya),” pungkasnya. (Herdi/PasundanNews.com)