Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta menggelar rapat paripurna istimewa pada Minggu, 20 Juli 2025

PASUNDAN NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Hari Jadi Kabupaten ke-57, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purwakarta menggelar rapat paripurna istimewa pada Minggu, 20 Juli 2025. Acara yang digelar di Gedung DPRD ini dipimpin Ketua DPRD Sri Puji Utami dan turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Paripurna dihadiri jajaran pimpinan DPRD, Bupati Saepul Bahri Binzein, Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, Sekretaris Daerah Norman Nugraha, serta para pejabat eselon, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Sri Puji Utami menegaskan pentingnya menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat arah pembangunan ke depan. Tema yang diusung tahun ini, “Ngurus Lembur Nata Kota, Ngosrek Purwakarta Istimewa”, disebut sejalan dengan visi besar daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

“Tema ini mencerminkan komitmen kami mewujudkan Purwakarta yang lebih tertata, terurus, dan unggul dalam berbagai aspek, termasuk kualitas SDM, infrastruktur, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Visi “Purwakarta Istimewa” dijabarkan melalui empat misi strategis: penguatan SDM berdaya saing, pemerataan layanan dan infrastruktur dasar, peningkatan investasi dan ekonomi lokal, serta transformasi digital dalam pelayanan publik.

Bupati Tekankan Kolaborasi dan Inklusivitas

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi percepatan pembangunan daerah. Ia menyoroti prioritas pembangunan yang berfokus pada peningkatan layanan publik, pengembangan UMKM, pelestarian lingkungan, dan penguatan sektor pariwisata.

“Kami ingin memastikan pembangunan dirasakan merata dan inklusif, tanpa meninggalkan identitas dan nilai budaya Purwakarta,” ujar Bupati yang akrab disapa Om Zein.

Pesan Gubernur: Rawat Budaya, Perkuat Ketahanan Pangan

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menutup sidang dengan pesan kuat tentang pentingnya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal Sunda sebagai landasan pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya ketahanan pangan dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Kolaborasi antarlembaga dan menjaga budaya lokal menjadi kunci membangun Purwakarta yang harmonis dan berdaya tahan,” ucap KDM.

Rapat paripurna ini menjadi salah satu puncak acara peringatan Hari Jadi Purwakarta, yang dirangkai dengan berbagai kegiatan budaya dan refleksi capaian pembangunan.