BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa capaian pembangunan sepanjang tahun 2025 merupakan hasil nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, Kamis (26/03/2026).

Dalam forum tersebut, Herdiat mengungkapkan Kabupaten Ciamis berhasil meraih sekitar 250 penghargaan dari berbagai level, mulai provinsi hingga internasional.

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan daerah berjalan sesuai arah yang direncanakan.

Menurutnya, keberhasilan itu bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan kolaborasi seluruh elemen yang terus bergerak bersama membangun daerah.

Baca Juga :Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Ciamis Tekankan Kinerja ASN di Tengah Tantangan Anggaran

Rapat yang berlangsung di Aula Tumenggung Wiradikusumah DPRD itu juga dimanfaatkan untuk menegaskan posisi tahun 2025 sebagai awal implementasi RPJMD 2025–2029 dengan visi “Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan”.

Tahap awal ini disebutnya sebagai fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.

Dari sisi keuangan, Pemerintah Kabupaten Ciamis mencatat kinerja positif. Realisasi pendapatan daerah melampaui target hingga lebih dari 101 persen, sementara belanja daerah tetap terkendali dan efisien.

Pengelolaan pembiayaan daerah pun berjalan sesuai rencana, mencerminkan kondisi fiskal yang stabil.

Pada aspek pembangunan, sejumlah indikator makro menunjukkan tren menggembirakan.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,33 poin, angka kemiskinan menurun menjadi 7,19 persen, dan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,37 persen.

Baca Juga :Wagub Jabar Tinjuan Wisata Pantai Pangandaran, Pengunjung Diminta Waspada dan Jaga Keselamatan

Sektor pertanian bahkan mencatat pertumbuhan signifikan hingga 10,85 persen, disusul sektor transportasi dan pergudangan yang turut menguat.

Meski tingkat pengangguran terbuka mengalami sedikit kenaikan, angkanya masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, tingkat ketimpangan ekonomi tetap terkendali dalam kategori ringan, menandakan pembangunan yang relatif merata.

Sepanjang tahun 2025, Pemkab Ciamis juga telah merealisasikan 121 program, 227 kegiatan, dan 626 subkegiatan.

Selain itu, berbagai rekomendasi DPRD dari tahun sebelumnya telah ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

Berbagai penghargaan turut memperkuat capaian tersebut, di antaranya predikat kota kecil terbersih tingkat ASEAN serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK yang diraih selama 12 tahun berturut-turut, disertai sejumlah penghargaan lainnya di tingkat nasional dan provinsi.

Meski demikian, Herdiat menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan hasil dari kerja keras yang harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menutup penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga sinergi seluruh elemen untuk melanjutkan pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Harapannya, setiap program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan membawa Ciamis semakin maju,” pungkasnya. (Herdi/PasundanNews.com)