Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kota Banjar. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan partai ke depan,

Forum ini juga menjadi ajang konsolidasi bagi partai berlambang bola dunia tersebut. Kehadiran seluruh elemen struktur tingkat kecamatan menunjukkan soliditas internal PKB dalam menghadapi dinamika politik dan pembangunan daerah ke depan.

Ketua DPC PKB Kota Banjar, Gun Gun Gunawan Abdul Jawwad, mengatakan, Muscab bukan sekedar agenda rutin, melainkan bentuk kesiapan partai untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Ia menyoroti persoalan rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi di Kota Banjar sebagai isu mendesak.

“Data menunjukkan pada tahun 2025, dari sekitar 4.000 lulusan SLTA, baru 5,13 persen yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Ini memprihatinkan. PKB sangat konsen pada urusan pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :Kasus Hukum Anggota DPRD Banjar Belum Berlanjut, Tersangka Masih Buron

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Rina Saadah menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai musyawarah sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pilar peradaban.

Menurutnya, pesantren memiliki keunggulan khas yang menjadi kekuatan Indonesia di tengah arus globalisasi.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, tapi pilar peradaban dan benteng moral. PKB memiliki tanggung jawab ideologis untuk mendorong keberpihakan kebijakan terhadap pesantren,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan DPP PKB, Idham Arsyad, mengingatkan pentingnya kesiapan kader dalam menghadapi tantangan global. Ia menekankan bahwa partai harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

“Kita harus melibatkan anak muda. Bonus demografi bisa menjadi bencana jika kualitas SDM tidak ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), sebagai bekal menghadapi persaingan global.

Melalui Muscab ini, PKB Banjar diharapkan semakin solid dan adaptif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Konsolidasi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan visioner sekaligus mendorong transformasi sosial menuju kesejahteraan yang lebih merata. (Hermanto/PasundanNews.com)