BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Milangkala ke-46 Keluarga Mahasiswa Ciamis (KMC) Galuh Taruna Bandung resmi digelar pada Selasa (27/01/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Daerah (Asda) III Kabupaten Ciamis, Drs. H. Wawan Ruhyat, M.M., yang hadir mewakili Bupati Ciamis yang berhalangan hadir.

Mengusung tema “Menapaki Warisan Menuju Setengah Abad Galuh Taruna”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam pembangunan daerah.

Pembukaan acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas eksistensi dan kontribusi KMC Galuh Taruna selama 46 tahun.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triadi, anggota DPRD Nur Muttaqin, pengurus dan alumni KMC, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

Asda III Wawan Ruhyat menegaskan bahwa usia organisasi yang hampir memasuki setengah abad merupakan bukti konsistensi, perjuangan, serta kontribusi nyata mahasiswa asal Ciamis dalam berbagai bidang.

“KMC Galuh Taruna Bandung bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter, penanaman nilai persatuan, kecintaan terhadap daerah asal, kepekaan sosial, serta keberanian berpikir kritis,” ungkapnya.

Wawan berharap organisasi ini terus menjadi rumah besar yang inklusif, terbuka terhadap gagasan dan kreativitas, kritis namun tetap konstruktif, serta menjunjung tinggi kearifan lokal Ciamis dalam setiap langkah perjuangan.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa sungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan, terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas jejaring, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.

“Organisasi ini harus menjadi ruang belajar dan berproses, sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh nantinya dapat kembali memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman menegaskan bahwa mahasiswa KMC Galuh Taruna merupakan putra-putri terbaik Ciamis yang menimba ilmu hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan KMC Galuh Taruna menjadi wadah penting dalam membangun komunikasi yang sehat antarmahasiswa, sekaligus mempermudah adaptasi dan akses pendidikan bagi mahasiswa baru di daerah tujuan.

“Orang tua tidak perlu khawatir, karena sudah banyak senior yang lebih dulu menempuh pendidikan dan berhasil beradaptasi dengan baik. Pemerintah daerah hadir sebagai orang tua yang akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan,” ujar Andang.

Andang berharap para mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan kembali berkontribusi membangun Kabupaten Ciamis agar semakin berdaya saing.

“Karier itu luas, tidak hanya menjadi pegawai. Banyak profesi dan peluang yang bisa diraih melalui ide, karya, dan tangan-tangan kreatif generasi muda,” tegasnya. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)