Pemerhati sepak bola Ciamis, Akhmad Himawan (Mas Ahim). Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Persiapan PSGC Ciamis menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027 mulai menjadi perhatian berbagai kalangan.

Meskipun kerja sama dengan Persib Bandung sebagai klub induk telah diumumkan, hingga pertengahan Juli belum ada informasi resmi terkait pembentukan tim, penunjukan pelatih, maupun komposisi pemain yang akan membela Laskar Galuh.

Minimnya perkembangan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari suporter dan pemerhati sepak bola di Ciamis.

Mereka berharap manajemen segera memberikan kepastian agar publik mengetahui sejauh mana kesiapan PSGC menyongsong musim baru.

Pemerhati sepak bola Ciamis, Akhmad Himawan, mengaku belum memperoleh gambaran jelas mengenai proses persiapan tim.

Baca Juga :Disdik Ciamis Klaim SPMB 2026 Berjalan Lancar, Sistem Seleksi Dinilai Transparan dan Akuntabel

Menurut Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis yang juga kerap menjadi komentator pertandingan PSGC itu, komunikasi kepada masyarakat masih sangat terbatas sejak klub resmi menjadi tim satelit Persib Bandung.

“Kami mendukung penuh kolaborasi ini karena dinilai dapat membantu PSGC, terutama dari sisi pembinaan maupun dukungan finansial,” ujar Akhmad, Kamis (16/7/2026).

Selain itu, kerja sama tersebut juga diyakini bisa menjadi wadah bagi pemain-pemain Persib yang membutuhkan menit bermain untuk berkembang di kompetisi Liga 2.

Namun demikian, Himawan menilai belum terlihat langkah konkret dari PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) dalam membangun PSGC sebagai tim satelit.

Menurutnya, waktu menuju bergulirnya kompetisi semakin singkat, sementara sejumlah klub peserta Liga 2 telah mulai menyusun kekuatan.

“Posisi manajemen PSGC yang kini harus berkoordinasi dengan Persib dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik,” katanya.

Kondisi tersebut dinilai membuat manajemen daerah lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan.

Di sisi lain, Himawan menduga fokus Persib saat ini masih tertuju pada penyempurnaan skuad utama untuk menghadapi Liga 1.

“Karena itu, penyusunan tim satelit kemungkinan belum menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Meski memahami situasi tersebut sebagai konsekuensi kerja sama dengan klub induk, ia berharap PSGC tetap memiliki inisiatif mempersiapkan berbagai kebutuhan yang menjadi kewenangannya sehingga tidak kehilangan waktu berharga menjelang kompetisi.

Baca Juga :Janji Dapur MBG Berujung Penjara, Oknum Anggota DPRD Kota Banjar Diduga Tipu Korban Ratusan Juta untuk Kepentingan Pribadi

“Semoga PSGC tidak terlambat memulai persiapan. Saya berharap manajemen tetap proaktif dengan terus berkoordinasi bersama Persib agar proses pembentukan tim dapat berjalan lebih cepat,” tuturnya.

Hingga kini, masyarakat sepak bola Ciamis masih menantikan pengumuman resmi terkait struktur tim, jajaran pelatih, hingga pemain yang akan memperkuat PSGC di Liga 2 musim 2026/2027.

Suporter pun berharap komunikasi antara PSGC dan Persib dapat berlangsung lebih terbuka sehingga perkembangan persiapan tim bisa diketahui publik.

Di tengah berbagai tanda tanya tersebut, optimisme tetap mengiringi perjalanan Laskar Galuh.

Kehadiran Persib sebagai klub induk diharapkan mampu membawa PSGC menjadi tim yang kompetitif sekaligus siap bersaing pada musim perdana mereka setelah promosi ke Liga 2.(Herdi/PasundanNews.com)